Takut Diserang ISIS, Suriah Deklarasikan Jam Malam di Raqqa

Minggu, 24 Juni 2018 - 21:28 WIB
Takut Diserang ISIS,...
Takut Diserang ISIS, Suriah Deklarasikan Jam Malam di Raqqa
A A A
DAMASKUS - Pasukan keamanan lokal di kota Raqqa, Suriah utara, mengumumkan jam malam selama dua hari mulai Minggu (24/6/2018). Kebijakan ini sebagai tanggapan atas laporan intelijen atas potensi serangan oleh kelompok ekstrimis ISIS.

ISIS ditendang keluar dari bekas benteng mereka Raqqa pada bulan Oktober lalu oleh Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang didukung AS, yang kemudian berdiri unit polisi untuk mempertahankan kota.

Pada hari Minggu, Pasukan Keamanan Internal Raqqa mengatakan telah menerima informasi bahwa kelompok teroris yang bekerja atas nama Daesh (ISIS) telah memasuki kota Raqqa untuk melakukan serangan terhadap stabilitas dan keamanan.

"Karena itu memutuskan untuk menempatkan keadaan darurat dan jam malam di kota Raqqa mulai pukul 05:00 pada hari Minggu 24 Juni 2018, hingga pukul 05:00 pada hari Selasa," kata Pasukan Keamanan Internal seperti dikutip dari AFP.

ISIS kehilangan Ibu Kota de faktonya di Suriah Raqqa setelah empat bulan pertempuran sengit dan pemboman oleh SDF dan koalisi pimpinan AS yang meninggalkan kota itu dalam reruntuhan.

SDF sejak itu telah memangkas wilayah ISIS di tempat lain di utara dan timur Suriah hanya dengan segelintir kantong yang terisolasi.

Tetapi sementara itu, insiden keamanan di sekitar Raqqa telah meningkat dalam beberapa minggu terakhir.

Pada hari Jumat, ISIS mengklaim serangan pertamanya di provinsi Raqqa sejak digulingkan. Diumumkan melalui saluran media propagandanya, ISIS mengatakan telah meledakkan bom pinggir jalan di timur laut kota.

Seorang pejuang SDF juga tewas pada 15 Juni di sebuah pos pemeriksaan di utara Raqqa, dalam apa yang dikatakan oleh Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia sebagai serangan ISIS.

ISIS sendiri tidak mengklaim bertanggung jawab atas insiden itu.

Dan awal bulan ini, lima petugas polisi yang terkait dengan SDF tewas dalam ledakan di pinggir jalan selama patroli rutin di kota Raqqa, meskipun tidak ada yang mengklaim serangan tersebut.
(ian)
Berita Terkait
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
ISIS Dituding Curi Ribuan...
ISIS Dituding Curi Ribuan Domba di Suriah untuk Membiayai Sel-sel Teror
Reaksi terhadap Transisi...
Reaksi terhadap Transisi Suriah dan Kekhawatiran Kembalinya ISIS
ISIS Sergap Konvoi Pasukan...
ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
5 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
6 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
7 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
8 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
9 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
10 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved