Lembaga HAM Dituding Jadi Biang Kerok Keluarnya AS dari Dewan PBB

Kamis, 21 Juni 2018 - 17:44 WIB
Lembaga HAM Dituding...
Lembaga HAM Dituding Jadi Biang Kerok Keluarnya AS dari Dewan PBB
A A A
NEW YORK - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley, menuding lembaga-lembaga Hak Asasi Manusia (HAM) telah menggagalkan desakan AS untuk terjadinya perubahan pada Dewan HAM PBB. Ia pun menyebut mereka memberikan komtribusi terhadap keputusan Washington untuk keluar dari badan PBB tersebut.

Dalam sebuah surat yang dikirim ke organisasi non-pemerintah, Haley mengeluh bahwa mereka telah memainkan peran "dekonstruksi" dengan menolak untuk mendukung upaya AS menjadikan Israel sebagai agenda dewan.

Saat mengumumkan pengunduran diri AS dari Dewan HAM PBB, Haley mengutuk kemunafikan anggotanya dan dugaan bias tak kenal ampun terhadap Israel.

"Anda harus tahu bahwa upaya Anda untuk memblokir perundingan dan menggagalkan reformasi merupakan faktor yang berkontribusi dalam keputusan AS untuk mundur dari dewan," kata Haley dalam suratnya.

"Anda menempatkan diri Anda di sisi Rusia dan China, dan berlawanan dengan Amerika Serikat, pada masalah kunci hak asasi manusia," imbuhnya seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis (21/6/2018).

Haley mengacu pada surat oleh 18 kelompok hak asasi manusia termasuk Human Rights Watch dan Amnesty International kepada negara-negara anggota PBB pada bulan Mei yang menyatakan keprihatinan bahwa rancangan resolusi AS di Majelis Umum dapat melemahkan dewan hak asasi manusia.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia telah memperingatkan bahwa perubahan yang diusulkan dapat memicu "amarah permusuhan," mungkin dari China dan Rusia, untuk melemahkan pekerjaan dewan yang memantau krisis hak asasi manusia di seluruh dunia.

"Usul permusuhan seperti itu bisa mendapat dukungan luas dan AS mungkin tidak dapat menghentikannya," kata Direktur Human Rights Watch (HRW) PBB, Louis Charbonneau.

Pada akhirnya AS tidak mendorong maju proposal tersebut ke Majelis Umum karena kurangnya dukungan dari sekutu yang memperingatkan bahwa perubahan dapat memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan atau mungkin gagal untuk memenangkan adopsi.

Direktur eksekutif HRW Kenneth Roth berpendapat bahwa reformasi sedang dilakukan untuk memperbaiki cara kerja dewan yang beranggotakan 47 negara di Jenewa tetapi Amerika Serikat "menjauh dari" upaya itu dan memilih untuk "secara teatrikal" keluar dari dewan.

"Dengan menyerang dan menyalahkan LSM atas kegagalannya sendiri, administrasi Trump mengambil satu halaman dari buku beberapa pemerintah terburuk di seluruh dunia," ujar Charbonneau.

Haley telah berulang kali mengancam selama setahun terakhir untuk keluar dari dewan hak asasi kecuali ada reformasi dalam agenda dan pemilihan anggotanya, yang sering berjalan tanpa rintangan sebagai kandidat wilayah, terlepas dari catatan hak asasi mereka.

Tahun lalu, Amerika Serikat mendesak negara-negara Afrika untuk mundur mendukung pencalonan Republik Demokratik Kongo ke dewan hak asasi manusia, tetapi gagal.

Kelompok hak asasi manusia juga telah menyuarakan keprihatinan tentang pemberian kursi Republik Demokratik Kongo di Dewan HAM PBB, mengutip kekerasan di Kasai, pembunuhan dua ahli PBB yang sedang menyelidiki kuburan massal di sana, dan penangkapan sejumlah demonstran oposisi.
(ian)
Berita Terkait
Rusia ingin PBB Menekan...
Rusia ingin PBB Menekan Amerika Serikat dalam Masalah Ini
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Terbang ke New York, Dilepas Barisan Militer
AS Blokir Voting DK...
AS Blokir Voting DK PBB Soal Gencatan Senjata Selama Pandemi
AS Akui Bergulat Dalam...
AS Akui Bergulat Dalam Masalah Rasisme, Desak Negara Lain untuk Terbuka
Pompeo Sebut Dewan HAM...
Pompeo Sebut Dewan HAM PBB sebagai 'Surga' bagi Diktaktor
Dewan HAM Gelar Debat...
Dewan HAM Gelar Debat Soal Rasisme dan Kebrutalan Polisi, AS Kesal
Berita Terkini
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
11 menit yang lalu
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
35 menit yang lalu
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
57 menit yang lalu
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
1 jam yang lalu
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
3 jam yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
4 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved