'Jarah' Palestina, Bank-bank Israel Langgar Hukum Perang

Sabtu, 16 Juni 2018 - 19:36 WIB
Jarah Palestina, Bank-bank...
'Jarah' Palestina, Bank-bank Israel Langgar Hukum Perang
A A A
YERUSALEM - Bank-bank Israel kemungkinan terlibat dalam kejahatan perang. Pasalnya, mereka terlibat dalam pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki.

"Bank-bank Israel memfasilitasi perluasan mereka dan dengan demikian membiayai penyalahgunaan ini," kata Direktur Advokasi Israel/Palestina Human Rights Watch (HRW), Sari Bashi, dalam sebuah artikel.

"Keterlibatan bank dalam transaksi yang dapat menjarah - yaitu, merebut properti pribadi dalam situasi konflik, melanggar hukum perang," tambahnya seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (16/6/2018).

Ia lantas memberi contoh keterlibatan bank dalam kegiatan yang terkait dengan pemukiman: Kerja sama antara pengembang Zemach Hammerman dan Bank Leumi dalam membangun proyek perumahan baru di pemukiman Alfei Menashe. Pengembang dan bank memiliki apa yang disebut "kesepakatan pengiring," yang dirancang untuk melindungi investasi pembeli rumah, Bashi menjelaskan, menambahkan bahwa pola yang sama digunakan dalam pengembangan permukiman Israel lainnya.

"Bank-bank Israel sering memasuki perjanjian seperti itu, yang melampaui pembiayaan belaka dan menciptakan kemitraan dekat dengan pengembang untuk memperluas permukiman di tanah yang dirampas secara ilegal dari Palestina," tulis Bashi.

"Bank-bank memperoleh kepemilikan dalam proyek pengembangan, mengawasi pembangunannya, merilis dana homebuyer sesuai dengan kemajuan pembangunan, dan melepaskan kepemilikan hanya setelah selesai," jelasnya.

Pada akhir Mei, HRW merilis laporan yang memberatkan tentang masalah ini, yang dijuluki 'Penyalahgunaan Bankrolling.' Laporan tersebut menyoroti keterlibatan mendalam bank-bank Israel dalam pembangunan permukiman, mengawasi setiap tahap konstruksi, menahan uang pembeli di tempat penampungan, dan mengambil kepemilikan proyek dalam kasus kegagalan oleh perusahaan konstruksi. Laporan HRW termasuk daftar bank Israel yang terlibat dan proyek yang mereka kembangkan.

Tanah di wilayah yang diduduki hanya dapat digunakan untuk tujuan keamanan dan untuk memberi manfaat bagi orang-orang yang tinggal di dalamnya. Pada bulan Desember 2016 Dewan Keamanan PBB mengkonfirmasi status ilegal pemukiman di Resolusi 2334, mendesak Israel untuk menghentikan semua kegiatan yang mengubah demografi di Tepi Barat yang diduduki.

“Sebuah negara pendudukan yang memindahkan warga sipilnya sendiri ke wilayah yang diduduki, seperti dalam kasus permukiman Israel di tanah Palestina, adalah kejahatan perang di bawah Konvensi Jenewa Keempat dan menurut Pengadilan Pidana Internasional. Keterlibatan bank dalam transaksi ini dapat menjarah - yaitu, merebut properti pribadi dalam situasi konflik yang melanggar hukum perang,” Bashi menjelaskan.

Sementara pembangunan permukiman telah menarik kecaman di seluruh dunia, Israel tampaknya ingin melanjutkan proses itu. Hanya sehari setelah laporan HRW dirilis, Tel Aviv menyetujui pembangunan hampir 2.000 rumah pemukim tambahan di Tepi Barat.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
1 jam yang lalu
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
2 jam yang lalu
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
3 jam yang lalu
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
4 jam yang lalu
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
8 jam yang lalu
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
10 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved