Irak Ekstradisi Pengungsi yang Perkosa dan Bunuh Gadis Jerman

Senin, 11 Juni 2018 - 17:12 WIB
Irak Ekstradisi Pengungsi...
Irak Ekstradisi Pengungsi yang Perkosa dan Bunuh Gadis Jerman
A A A
BERLIN - Pemerintah Baghdad telah mengekstradisi pria Irak yang memerkosa dan membunuh seorang gadis 14 tahun di Jerman. Tersangka yang merupakan pengungsi pencari suaka sebelumnya melarikan diri ke negara asalnya setelah melakukan kejahatan.

Tersangka yang bernama Ali Bashar, 20, ditangkap pasukan Irak menyusul laporan kejahatan yang dia lakukan di Jerman. Dia telah diekstradisi dan tiba di Wiesbaden, Jerman, pada 9 Juni.

Korban pemerkosaan dan pembunuhan adalah Susanna Maria Feldman, gadis Yahudi keturunan Kurdi. Kasus ini sempat memicu kemarahan publik Jerman, karena tersangka dengan leluasa melarikan diri ke Irak bersama keluarganya usai membunuh korban.

"Saya senang bahwa tersangka yang diinginkan oleh otoritas Jerman sudah kembali di Jerman," kata Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer dalam sebuah pernyataan.Baca: Perkosa dan Bunuh Gadis di Jerman, Pengungsi Irak Picu Kemarahan
Menurutnya, penyelidikan kasus ini sekarang bisa dipercepat. "Bagi keluarga gadis itu, itu hanyalah hiburan kecil, dan pikiran saya bersama mereka selama jam-jam sulit ini,” kata Seehofer.

"Tapi bagi negara dan masyarakat kita, penting bahwa kejahatan dijernihkan dan tersangka dibawa ke pengadilan," imbuh Seehofer, yang dilansir Reuters, Minggu (10/6/2018) malam.

Polisi di wilayah Kurdistan Irak mengatakan pada hari Sabtu bahwa tersangka telah mengaku membunuh korban di Jerman.

Korban yang berasal dari Mainz dekat Frankfurt ditemukan tewas pada Rabu pekan lalu di sebuah kawasan hutan di Wiesbaden, dekat pusat pengungsi. Di lokasi itulah, tersangka meninggalkan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Hasil auotopsi menunjukkan korban mengalami serangan seksual dan kekerasan. Polisi mengatakan tidak ada bukti bahwa agama korban sebagai faktor penyebab pembunuhan. Dewan Pusat Yahudi di Jerman memperingatkan untuk tidak mengaitkan motif anti-Semit apa pun terkait kasus ini.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
7 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
8 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
9 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
10 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
11 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved