Perkosa dan Bunuh Gadis di Jerman, Pengungsi Irak Picu Kemarahan

Sabtu, 09 Juni 2018 - 11:23 WIB
Perkosa dan Bunuh Gadis...
Perkosa dan Bunuh Gadis di Jerman, Pengungsi Irak Picu Kemarahan
A A A
BERLIN - Seorang pengungsi Irak yang ingin mencari suaka memicu kemarahan publik Jerman setelah memerkosa dan membunuh gadis 14 tahun. Publik di negara Eropa itu marah, karena tersangka berhasil melarikan diri.

Ali Bashar, 20, dilaporkan mencekik Susanna Maria Feldman, 14, setelah setelah melakukan serangan seksual terhadap gadis tersebut.

Para warga Jerman mempertanyakan kegagalan imigrasi dan polisi sehingga Ali Bashar bisa melarikan diri dari negara itu. Pengungsi tersebut melarikan diri ke Irak bersama keluarganya dengan dokumen identitas palsu.

Dia telah diburu polisi dalam beberapa hari ini setelah jasad korban ditemukan di dekat jalur kereta api. Korban diketahui warga Yahudi keturunan Kurdi.

Menurut catatan polisi, Bashar sudah berada di Jerman selama kurang dari tiga tahun. Sesuai aturan, dia seharunya dideportasi sejak beberapa bulan yang lalu.

"Pemerintah harus memohon pengampunan dari orang tua Susanna," tulis media Jerman, Bild, dalam editorialnya, yang dikutip Sabtu (9/6/2018). "Satu-satunya hal yang lebih buruk dari pembunuhan seorang anak adalah pembunuhan anak oleh penjahat yang seharusnya tidak ada di negara kita."

Kasus ini memberikan tekanan baru pada pemerintahan Kanselir Angela Merkel mengenai keputusannya untuk membuka perbatasan Jerman pada puncak krisis pengungsi Eropa pada tahun 2015. Kebijakan Merkel kala itu menyebabkan kedatangan lebih dari 1 juta pencari suaka selama dua tahun.

Bashar semestinya sudah dideportasi setelah permintaan suakanya ditolak pada Desember 2016. Namun, dia memperoleh izin tinggal sementara sambil menunggu proses banding.

Selama waktu ini, dia terlibat masalah dengan polisi pada beberapa kesempatan, termasuk perampokan dan perkelahian.

Dia juga pernah menjadi salah satu tersangka pemerkosaan terhadap seorang gadis 11 tahun yang tinggal di tempat penampungan pengungsi yang sama dengannya. "Gadis itu diperkosa oleh Ali (Bashar). Ada empat orang Alis yang tinggal di rumah pengungsi," kata Stefan Mueller, kepala polisi West Hesse.

Meski berhasil melarikan diri dari Jerman, tersangka telah ditangkap di Irak pada Jumat kemarin.

Jerman telah meminta ekstradisi terhadap tersangka. Namun, pemerintah Irak belum merespons permintaan Berlin.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
8 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
9 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
10 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
11 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
12 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
13 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved