Putin Bersedia Bertemu Trump Kapan Pun

Minggu, 10 Juni 2018 - 23:39 WIB
Putin Bersedia Bertemu...
Putin Bersedia Bertemu Trump Kapan Pun
A A A
QINGDAO - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa dia senang bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setelah Washington siap untuk mengadakan pertemuan. Ia pun menyambut seruan Trump untuk membawa Moskow kembali ke kelompok negara industri maju G-7.

Berbicara kepada wartawan di Qingdao, China, Putin mengatakan bahwa beberapa negara, termasuk Austria, telah menawarkan untuk menjadi tuan rumah pertemuannya dengan Trump, seandainya terjadi.

"Presiden AS telah berulang kali mengatakan bahwa itu wajar untuk mengadakan pertemuan seperti itu," kata Putin di sela-sela pertemuan puncak Organisasi Kerja Sama Shanghai.

"Begitu pihak AS siap, pertemuan akan berlangsung, tergantung, tentu saja, pada jadwal kerja saya," imbuhnya seperti dikutip dari AP, Minggu (10/6/2018).

Putin mengatakan dia berbagi pernyataan keprihatinan Trump tentang perlombaan senjata yang diungkapkan dalam pembicaraan telepon bulan Maret lalu.

"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa Presiden Trump menyuarakan keprihatinan tentang putaran perlombaan senjata baru dalam pembicaraan terakhir kami," ungkap Putin.

"Saya sepenuhnya setuju dengannya," katanya, seraya menambahkan bahwa pertemuan pribadi dan pekerjaan oleh para ahli diperlukan untuk mengatasi masalah ini.

Pernyataan Putin mengikuti laporan bahwa pejabat Gedung Putih sedang bekerja untuk mengatur pertemuan keduanya. Trump mengatakan ia terbuka untuk mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan Putin, yang para pejabat intelijen AS katakan telah mengarahkan campur tangan Rusia dalam pemilu 2016 untuk membantu Trump menang.

Pemimpin AS itu telah berulang kali mengatakan dia ingin memperbaiki hubungan dengan Moskow.

Putin juga menyambut pernyataan Trump bahwa Rusia harus diundang untuk bergabung kembali dengan kelompok yang disebut G-8 sebelum yang lain mengusir Rusia.

"Bukan kami yang pergi," katanya. "Rekan-rekan kerja menolak datang ke Rusia dengan alasan yang terkenal," imbuhnya

"Kami akan siap menyambut mereka semua di Moskow," tukasnya.

Rusia diusir dari kelompok G-8 pada tahun 2014 setelah menginvasi dan mencaplok Crimea serta untuk dukungannya bagi separatis pro-Rusia di Ukraina. Trump, bagaimanapun, menyarankan bahwa G-7 menawarkan tempat duduk di meja kelompok itu ke Rusia.

"Saya pikir itu akan menjadi aset untuk mengembalikan Rusia," katanya.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan dia mengatakan kepada Trump bahwa membawa kembali Rusia bukanlah sesuatu yang di lihat dari jauh pada saat ini.

Putin juga menyebut pernyataan G-7 yang mengkritik Rusia sebagai omong kosong.

Pernyataan itu mengatakan: "Kami mendesak Rusia untuk menghentikan perilaku destabilisasi untuk melemahkan sistem demokrasi dan dukungannya terhadap rezim Suriah."

Pernyataan itu juga mengatakan bahwa negara-negara itu berbagi dan setuju dengan penilaian Inggris bahwa "sangat mungkin" bahwa Rusia bertanggung jawab atas keracunan mata-mata mantan Rusia Sergei Skripal dan putrinya di Inggris.

"Sekali lagi, tidak ada yang konkret yang dikatakan," kata Putin, mengacu pada pernyataan G-7.

"Sudah waktunya menghentikan obrolan itu dan berurusan dengan masalah nyata," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Dibela Vladimir Putin,...
Dibela Vladimir Putin, Begini Reaksi Donald Trump
Donald Trump Tolak Sebut...
Donald Trump Tolak Sebut Vladimir Putin Diktator
Donald Trump Telepon...
Donald Trump Telepon Vladimir Putin, Bahas Perang Rusia-Ukraina
Donald Trump dan Vladimir...
Donald Trump dan Vladimir Putin Akan Bertemu di Arab Saudi
Jadi Sorotan Dunia,...
Jadi Sorotan Dunia, Apakah Donald Trump dan Vladimir Putin Sahabat Dekat?
Donald Trump: AS Harusnya...
Donald Trump: AS Harusnya Tak Terlalu Mengkhawatirkan Putin
Berita Terkini
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
54 menit yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
2 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
4 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved