Video: Para Polisi AS Pukuli Pria Tak Bersenjata Secara Brutal

Jum'at, 08 Juni 2018 - 09:42 WIB
Video: Para Polisi AS...
Video: Para Polisi AS Pukuli Pria Tak Bersenjata Secara Brutal
A A A
MESA - Sekelompok polisi kota Mesa, Arizona, Amerika Serikat (AS) memukuli seorang pria tak bersenjata di depan pintu lift sebuah apartemen. Pria kulit hitam bernama Robert Johnson yang dipukuli tersebut kini menuntut kepolisian bertanggung jawab atas aksi brutal petugasnya.

Insiden itu ramai diperbincangkan publik setempat yang membuat Departemen Kepolisian Mesa merilis rekaman video pengintaian di kompleks apartemen pada 5 Juni 2018.

Video berdurasi 20 menit itu menunjukkan beberapa petugas polisi tiba-tiba menghampiri Johnson di pintu lift dan memukulinya secara brutal. Mereka juga membanting kepala Johnson ke pintu lift.

"Saya seorang pria berkeluarga. Saya adalah orang yang takut akan Tuhan," kata Johnson kepada wartawan pada hari Kamis sambil menahan air mata.

"Saya hanya ingin Mesa bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan dan semua yang terjadi pada saat itu," ujarnya, dikutip dari Vox, Jumat (8/6/2018).

Insiden itu terjadi pada 23 Mei 2018. Awalnya, para petugas polisi menanggapi laporan telepon 911 dari kompleks apartemen.

Saat tiba, mereka menemukan Erick Reyes, yang dicurigai mencoba masuk secara paksa ke apartemen mantan pacarnya. Mereka juga menemukan Johnson di dekat Reyes.

Petugas memerintahkan Reyes untuk duduk dan mulai berbicara dengannya. Tetapi, interaksi mereka dengan Johnson yang tidak bersenjata berbeda. Yakni kasar dan brutal.

Kepala Polisi Mesa Ramon Batista mengatakan kepada wartawan bahwa dia merilis video ke publik karena dia ingin transparan tentang insiden itu. Video itu awalnya, di-posting online oleh seseorang secara anonim.

Batista mengatakan bahwa dia tidak menyadari kejadian itu sampai video pengintaian itu dikirim ke departemen kepolisian oleh seorang warga sipil.

“Saya tidak merasa bahwa petugas kami berada dalam kondisi terbaiknya," katanya kepada wartawan saat merilis video. "Saya tidak merasa situasi ini harus berjalan sebagaimana mestinya."

Empat dari petugas yang terlibat dalam insiden itu-tiga perwira dan seorang sersan- telah ditempatkan dalam status cuti administratif. Departemen Kepolisian Mesa juga tetap melakukan penyelidikan.

"Ini sama sekali tidak mewakili seluruh pekerjaan yang dilakukan setiap hari," kata Batista. "Mereka adalah manusia dan tentu saja pada pandangan pertama, ini terlihat seperti kesalahan."

The Mesa Police Association, yang mewakili dan mengadvokasi atas nama petugas, berpendapat bahwa rekaman itu dirilis terlalu cepat. "Ini sangat tidak pantas untuk merilis sebagian dari video tanpa audio yang tidak termasuk konteks penuh dari pertemuan itu," kata serikat pekerja polisi dalam pernyataan 5 Juni 2018.

"Selain itu, kami tidak mengerti mengapa video dirilis ketika penyelidikan internal belum selesai. Penting untuk memahami bahwa penggunaan kekuatan apa pun, jika dilihat, sulit untuk ditonton dan tidak pernah terlihat 'bagus'."

Meski dibela serikat pekerja polisi, perilaku brutal para petugas itu tetap mendapat kritik keras dari pengacara Johnson.

"Mesa memiliki budaya kebrutalan polisi, dan ini memengaruhi semua orang yang tinggal di Mesa dan melakukan perjalanan melalui Mesa, dan budaya ini perlu dibersihkan segera," kata Benjamin Taylor, pengacara Johnson, mengatakan kepada Arizona Republic.Rilis video tersebut juga mendorong protes dari masyarakat setempat.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
20 menit yang lalu
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
28 menit yang lalu
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
51 menit yang lalu
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
1 jam yang lalu
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
1 jam yang lalu
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
2 jam yang lalu
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved