Eks Agen Ganda MI6 di al-Qaeda Akui Tak Bisa Cegah Serangan 9/11

Kamis, 07 Juni 2018 - 15:08 WIB
Eks Agen Ganda MI6 di...
Eks Agen Ganda MI6 di al-Qaeda Akui Tak Bisa Cegah Serangan 9/11
A A A
LONDON - Seorang mantan agen ganda MI6 Inggris mengaku pernah menjadi salah satu pembuat bom yang paling dihormati di kelompok al-Qaeda. Dia bahkan pernah mengusap bahu dalang serangan 11 September 2001 atau 9/11 di Amerika Serikat (AS).

Eks agen ganda bernama Aimen Dean ini pernah bersumpah setia kepada Osama bin Laden ketika bergabung dengan al-Qaeda, meski akhirnya dia mengkhianati kelompok tersebut.

Dia pernah tercatat sebagai mata-mata top untuk badan intelijen Inggris, MI6, selama perang melawan teror. Dia pernah bekerja pada program senjata kimia rezim al-Qaeda dan berhasil mencegah serangan senjata kimia di New York Subway dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri.

Dalam wawancara dengan Channel 4 News untuk mempromosikan memoar terbarunya, Dean mengatakan bahwa dia tidak khawatir dengan serangan balas dendam terhadap dirinya setelah mantan agen ganda Rusia Sergei Skripal diserang racun di Salisbury, Inggris, pada Maret lalu.

"Perbedaannya (antara Skripal dan Saya) adalah bahwa dia dikejar oleh salah satu kekuatan besar dunia, dan banyak dari mantan rekan saya tewas atau di penjara," katanya.

"Saya mengambil tindakan pencegahan. Saya tidak terlalu khawatir, tetapi saya mengambil tindakan pencegahan untuk memastikan bahwa saya tidak berakhir di suatu tempat di mana ada konsentrasi yang sangat besar dari mantan rekan saya," ujarnya.

Ketika bekerja sebagai agen ganda, Dean mengaku rutin melapor ke Inggris di lokasi kamp al-Qaeda. Dia melapor tentang metode pelatihan baru rezim tersebut, rekan-rekannya, serta tentang program senjata pemusnah massal.

Dia mengaku tak mampu mencegah serangan 9/11 dengan intelijen MI6 pada saat itu, meskipun dia bertemu dengan salah satu orang yang diatur menjadi salah satu pembajak pesawat untuk serangan.

"Jika Anda ingin menghentikan 9/11, Anda harus memiliki setidaknya 12 mata-mata di dalam al-Qaeda dan masing-masing di dalam departemen yang berbeda. Kemudian Anda bisa menghentikannya," katanya, seperti dikutip Mirror, Rabu (6/6/2018) malam.

"Saya tidak tahu (berapa banyak mata-mata MI6) yang jujur, tapi saya akan terkejut jika ada lebih dari dua atau tiga," imbuh dia.

Berbicara tentang kudeta selama bekerja sebagai agen ganda, Dean mengatakan dia membantu mencegah serangan kimia di New York Subway.

"Ada rencana untuk menyerang New York Subway dengan senjata kimia, alat kimia yang ditemukan pada waktu saya di laboratorium spesialis di Afghanistan. Dan saya melaporkannya secara teratur ke dinas rahasia Inggris," paparnya.

Mantan mata-mata ini percaya perang melawan teror akan terus terjadi selama bertahun-tahun.

"Saya pikir ini akan berlangsung selama bertahun-tahun yang akan datang. Pertama-tama, gelombang migrasi datang dari Timur Tengah dan Afrika Utara dengan membawa mereka pada dasarnya jumlah risikonya tak terhitung, dan potensi ancaman ke negara ini serta Eropa secara umum, ini akan menjadi ancaman selama bertahun-tahun yang akan datang," katanya.

"Terutama dengan (militan) radikal yang dibebaskan dari penjara, dengan lebih banyak kebencian terhadap negara ini, dan bahkan mungkin niat yang lebih besar."

Ditanya bagaimana perasaannya mengkhianati rekan-rekan al-Qaeda-nya, Dean mengatakan apa yang dia lakukan bukan pengkhianatan di mata Tuhan.

"Imam Ali mengatakan bahwa kesetiaan kepada si pengkhianat adalah pengkhianatan di mata Tuhan. Pengkhianatan terhadap si pengkhianat adalah kesetiaan sejati di mata Tuhan," ujarnya.

"Tidak. Saya tidak mengkhianati negara, saya mengkhianati sekelompok penjahat, sesederhana itu."
(mas)
Berita Terkait
AS Tawarkan Imbalan...
AS Tawarkan Imbalan Rp58 M untuk Petinggi Al-Qaeda
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi...
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi Paramiliter Jihad yang Menentang Amerika Serikat
Jenderal Mark Milley:...
Jenderal Mark Milley: Al-Qaeda Dapat Mengancam AS dalam Setahun
Janji Ceraikan Al-Qaeda,...
Janji 'Ceraikan' Al-Qaeda, Taliban Ternyata Masih Berhubungan Mesra
AS Kembali Wanti-wanti...
AS Kembali Wanti-wanti Soal Kebangkitan Al-Qaeda Pasca Penarikan Pasukan Asing
Jenderal AS Sebut Afghanistan...
Jenderal AS Sebut Afghanistan Berada di Ambang Perang Saudara
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
48 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
1 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
5 jam yang lalu
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved