Jaksa Jerman Ajukan Permohonan Ekstradisi Eks Pemimpin Catalan

Sabtu, 02 Juni 2018 - 10:19 WIB
Jaksa Jerman Ajukan...
Jaksa Jerman Ajukan Permohonan Ekstradisi Eks Pemimpin Catalan
A A A
BERLIN - Jaksa Jerman secara resmi telah mengajukan permohonan ke pengadilan daerah yang lebih tinggi untuk ekstradisi mantan pemimpin Catalan, Carles Puigdemont. Permohonan itu diajukan atas dasar tuduhan terkait dengan perannya dalam kampanye untuk kemerdekaan wilayah Catalonia.

Sekaran nasib Puigdemont berada di tangan pengadilan daerah yang lebih tinggi di Schleswig-Holstein untuk memutuskan ekstradisi atau tidak, meskipun tidak jelas kapan putusan akan dikeluarkan seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (2/6/2018).

Pengadilan Jerman telah membebaskan Puigdemont dengan jaminan dan bulan lalu menolak permohonan lebih lanjut dari jaksa untuk menempatkan dia dalam tahanan.

Jaksa membuat permintaan itu bersama dengan keputusan untuk menentang putusan sebelumnya yang menolak ekstradisi atas tuduhan pemberontakan setelah menerima informasi baru dari pihak berwenang Spanyol termasuk video yang menunjukkan kekerasan terhadap polisi.

Namun, pengadilan mengatakan ekstradisi mungkin dapat dilakukan dengan tuduhan yang lebih rendah dari penyalahgunaan dana publik.

Puigdemont ditangkap pada bulan Maret atas surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Spanyol ketika dia memasuki Jerman, setelah pertama kali meninggalkan Spanyol untuk ke Belgia. Spanyol membubarkan pemerintah daerah Catalan yang dipimpin oleh Puigdemont setelah deklarasi kemerdekaan seiring hasil referendum pemisahan diri yang dilarang pada 1 Oktober tahun lalu.

Madrid telah memblokir setiap upaya kemerdekaan di pengadilan, mengutip konstitusi yang mengatakan Spanyol tidak dapat dipisahkan.

Sebelumnya pada hari Jumat, pemimpin Sosialis Pedro Sanchez telah mengambil alih kursi perdana menteri Spanyol, menggantikan Mariano Rajoy lengser akibat mosi tidak percaya di parlemen.

Pemerintah baru mungkin akan mengedepankan dialog tetapi tidak mungkin untuk membalikkan sikap Madrid terhadap Puigdemont, yang situasinya tergantung pada pengadilan daripada politisi.
(ian)
Berita Terkait
Mengerikan! Arkeolog...
Mengerikan! Arkeolog Temukan Jejak Kematian Hitam di Catalonia Spanyol
6 Juta Orang Tanpa Akses...
6 Juta Orang Tanpa Akses Air Bersih karena Kekeringan di Catalonia, Spanyol
5 Fakta 2 Partai Separatis...
5 Fakta 2 Partai Separatis Catalonia yang Mengguncang Politik Spanyol
Wabah Covid-19 Merebak,...
Wabah Covid-19 Merebak, Warga Prancis Diminta Tidak Sambangi Catalonia
Gunduli Jerman 6-0,...
Gunduli Jerman 6-0, Spanyol Lolos ke Semifinal UEFA Nations League
Lima Rahasia Kepelatihan...
Lima Rahasia Kepelatihan Spanyol Penghancur Timnas Jerman
Berita Terkini
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
39 menit yang lalu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
1 jam yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
2 jam yang lalu
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
3 jam yang lalu
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
4 jam yang lalu
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved