Saudi: Tak Netral, AS Tidak Bisa Jadi Penengah Konflik Israel-Palestina

Rabu, 23 Mei 2018 - 09:41 WIB
Saudi: Tak Netral, AS...
Saudi: Tak Netral, AS Tidak Bisa Jadi Penengah Konflik Israel-Palestina
A A A
JAKARTA - Arab Saudi menyatakan, pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) ke Yerusalem adalah bukti bahwa AS tidak netral terkait konflik Israel dan Palestina. Oleh karena itu, menurut Saudi, AS sudah tidak lagi menjadi penengah konflik kedua negara.

"Keputusan AS untuk memidahkan kedutaannya ke Yerusalem menunjukan ketidaknetralan AS dalam kasus Palestina. Sehingga, AS kini tidak mungkin jadi penengah kasus Palestina tersebut," kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah as-Shuaibi semalam.

Ketika disinggung apakah Saudi memiliki rekomendasi negara mana, atau organisasi mana yang seharunya menjadi penenggah dalam konflik ini, Osama menyatakan PBB seharusnya yang menjadi penengah.

"Pemerintah Saudi sama dengan negara-negara lainnya, bagaimana untuk menyelesaikan konflik ini adalah kembali lagi melalui PBB. Jadi seperti Indonesia, mengambil langkah-langkah yang perlu diambil untuk bisa mencapai kesepatan damai diantara dua negara," ungkapnya.

Sebelumnya, Turki juga menilai AS sudah tidak bisa lagi menjadi penengah konflik antara Israel dan Palestina. Presiden Turki, Tayyip Erdogan mengatakan, dengan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem, berarti peran AS senagai penengah sudah berakhir, karena AS saat ini sudah bagian dari konflik itu.
(esn)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Rayakan Hari Nasional,...
Rayakan Hari Nasional, Saudi Gelar Pesta Kembang Api
Arab Saudi Larang Penggunaan...
Arab Saudi Larang Penggunaan Simbol Negara dan Agama untuk Kepentingan Komersial
Punya Bakat dan Keahlian...
Punya Bakat dan Keahlian Unik? Arab Saudi Tarik Pemuda Berbakat dengan Paket Bebas Pajak
Saudi Makin Liberal,...
Saudi Makin Liberal, Band Metal Manggung Habis-habisan di Jeddah
3 Alasan Rakyat Arab...
3 Alasan Rakyat Arab Saudi Ikut Berduka dengan Kematian Sleeping Prince
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
23 menit yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
55 menit yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
6 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
11 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
12 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved