Israel Luncurkan Serangan Udara ke Gaza

Kamis, 17 Mei 2018 - 08:59 WIB
Israel Luncurkan Serangan...
Israel Luncurkan Serangan Udara ke Gaza
A A A
GAZA - Angkatan Udara Israel melakukan serangkaian serangan udara terhadap fasilitas militer Hamas di Gaza utara. Serangan ini sebagai pembalasan atas tembakan senapan mesin berat yang dilaporkan menyerang kota Sderot.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan serangan itu menargetkan empat bangunan dan obyek infrastruktur yang berafiliasi dengan Hamas di sebuah komplek militer organisasi itu. Sementara tiga serangan lain diluncurkan ke fasilitas produksi senjata.

Israel mengatakan itu adalah jawaban yang dibenarkan atas sejumlah insiden penembakan sepanjang Rabu, termasuk tembakan senapan mesin, yang menargetkan kota Sderot di Distrik Selatan Israel.

"Hamas bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi di Gaza, dan bertanggung jawab atas semua aktivitas teroris yang berasal dari Gaza yang menargetkan warga sipil Israel dan kedaulatan Israel," kata IDF.

"IDF siap untuk terus memenuhi misinya untuk memastikan keamanan dan rasa aman warga sipil Israel," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (17/5/2018).

Serangan itu diikuti pembalasan oleh IDF terhadap posisi Hamas pada hari Rabu, ketika sebuah tank Israel menargetkan kelompok yang dilaporkan melepaskan tembakan senapan mesin terhadap tentaranya. Meskipun tidak diyakini ada korban, tembakan senapan mesin dari Gaza dikatakan telah menyerang setidaknya enam rumah di Sderot.

Ketegangan Israel-Palestina telah meningkat sejak Desember, ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Pengumuman ini memicu aksi protes yang ditindas dengan keras oleh IDF. Bentrokan mematikan telah semakin meningkat selama apa yang disebut 'Great March of Return', yang memuncak pada hari Senin lalu ketika kedutaan AS secara resmi dibuka di Yerusalem.

Setidaknya 60 orang kehilangan nyawa mereka dalam apa yang menjadi hari paling mematikan dalam konflik Israel-Palestina sejak 2014. Lebih dari 2.700 orang luka-luka, banyak dari mereka diakibatkan oleh amunisi hidup.

Sementara pemerintah Palestina menyebut tindakan keras Israel sebagai "pembantaian yang mengerikan," Israel membantah tuduhan menggunakan kekuatan berlebihan terhadap para pengunjuk rasa. Negara Zionis itu bersikeras tindakan keras itu dibenarkan untuk melindungi perbatasannya.
(ian)
Berita Terkait
Israel Bebaskan Tokoh...
Israel Bebaskan Tokoh Pemimpin Hamas Hassan Yousef
Panglima Militer Hamas:...
Panglima Militer Hamas: Jika Anda Punya Senjata, Keluarkan!
Pejuang Hamas Berhasil...
Pejuang Hamas Berhasil Tangkap Tentara Israel
7 Warga Israel Luka...
7 Warga Israel Luka Ditabrak Mobil dan Ditikam, Hamas: Serangan Heroik!
Hamas Akan Bebaskan...
Hamas Akan Bebaskan 3 Sandera Israel, Ditukar dengan 183 Tahanan Palestina
4 Alasan Hamas Sepakat...
4 Alasan Hamas Sepakat dengan Proposal Perdamaian Trump
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
7 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
8 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
9 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
10 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
11 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
12 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved