PBB dan Arab Saudi Turut Kecam Serangan Surabaya

Senin, 14 Mei 2018 - 19:48 WIB
PBB dan Arab Saudi Turut...
PBB dan Arab Saudi Turut Kecam Serangan Surabaya
A A A
NEW YORK - Kecaman terus menerus datang terhadap serangan bom bunuh diri yang mengguncang Surabaya, kemarin. Kecaman terbaru datang dari Sekertaris Jenderal PBB, Antonio Gutteres dan Arab Saudi.

PBB dalam sebuah pernyataan menyatakan, Gutteres mengecam keras serangan itu dan sangat khawatir dan terkejut dengan kabar bahwa serangan itu menggunakan anak-anak dalam prosesnya.

"Sekretaris Jenderal menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap pemulihan cepat bagi mereka yang terluka. Dia menegaskan kembali dukungan PBB kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia dalam upaya mereka untuk memerangi dan mencegah terorisme dan ekstremisme kekerasan, termasuk melalui promosi pluralisme, moderasi dan toleransi," bunyi pernyataan PBB, seperti dikutip SIndonews dari laman resmi mereka pada Senin (14/5).

Sementara itu, Saudi melalui Kedutaan Besar mereka di Jakarta menyatakan bahwa Riyadh turut mengecam dan mengutuk serangan yang menewaskan belasan orang dan melukai puluhan orang lainnya tersebut.

"Pemerintah Arab Sadui mengecam dan mengutuk aksi bom bunuh diri yang menyasar tiga gereja di Surabaya, serta menegaskan dukungan dan solidaritasnya kepada negara Indonesia dalam perang melawan terorisme yang bertujuan untuk merusak keamanan dan stabilitas di seluruh dunia tanpa terkecuali," bunyi pernyataan Saudi.

"Pemerintah Arab Saudi juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan pemerintah serta rakyat Indonesia, seraya mengharapkan bagi para korban terluka untuk dapat segera diberikan kesembuhan," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Kowani Hadiri Sidang...
Kowani Hadiri Sidang CSW ke-67 di Markas PBB
4 Tugas Berat Sekjen...
4 Tugas Berat Sekjen PBB, dari CEO hingga Penjaga Perdamaian
5 Syarat Menjadi Sekjen...
5 Syarat Menjadi Sekjen PBB, Salah Satunya Memiliki Jaringan dan Pergaulan Internasional
Siapa Saja Sekjen PBB...
Siapa Saja Sekjen PBB dari Masa ke Masa? 2 Orang Berasal dari Asia
Dinilai Sudah Tak Berfungsi,...
Dinilai Sudah Tak Berfungsi, Sekjen PBB Serukan Reformasi Lembaga Multilateral Dunia
Belum Bayar Iuran PBB,...
Belum Bayar Iuran PBB, Iran Terancam Kehilangan Hak Suara
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
7 menit yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
1 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
2 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
3 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
4 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
5 jam yang lalu
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved