Lelang Koleksi Seni Rockefeller Pecahkan Rekor Rp9 Triliun

Jum'at, 11 Mei 2018 - 13:56 WIB
Lelang Koleksi Seni...
Lelang Koleksi Seni Rockefeller Pecahkan Rekor Rp9 Triliun
A A A
NEW YORK - Penjualan koleksi seni pribadi mendiang miliarder David Rockefeller memecahkan rekor lebih dari USD646 juta (Rp9 triliun) pada malam pembukaan pekan ini.

Potret karya Pablo Picasso terjual USD115 juta dan lukisan Monet dari serial taman air terjual USD84,7 juta. Ini merupakan nilai tertinggi untuk karya seniman itu.

Dengan dua hari tersisa, acara itu menjadi penjualan dengan nilai tertinggi untuk koleksi seni pemilik tunggal dalam lelang. Karya-karya seni itu dijual di rumah lelang Christie's di New York.

“Kita telah memecahkan rekor untuk semua penjualan koleksi,” papar Jessica Fertig dari Christie's pada CBS News.

Rockefeller yang merupakan generasi terakhir keluarga AS ternama dan cucu Co-Founder Standard Oil John D Rockefeller meninggal dunia tahun lalu pada usia 101 tahun. Lukisan Picasso yang menggambarkan seorang gadis muda telanjang, Fillette a la corbeille fleurie menjadi salah satu benda seni paling mahal yang terjual pada Selasa (8/5) malam.

Karya seni itu berasal dari seniman periode “Rose” saat dia masih relatif tidak terkenal dan cukup miskin serta tinggal di distrik Montmartre, Paris. Menurut Christie's, gadis yang digambar itu adalah seorang remaja penjual bunga dari Place du Tertre yang menjual tubuhnya serta bunga mawarnya di pinggiran Moulin Rouge.

Seorang pembeli anonim membeli lukisan bertanggal 1905 itu senilai USD115 juta. Lukisan itu dibeli dari penulis Gertrude Stein. Karya itu menjadi harga tertinggi kedua dalam lelang untuk karya Picasso.

Lukisan berjudul "Nymphéas en fleur" karya Claude Monet terjual senilai USD81,7 juta dan memecahkan rekor penjualan 2016 sebesar USD81,4 juta untuk karya seniman itu.

Rockefeller dan istrinya Peggy memiliki koleksi yang banyak dalam berbagai bentuk karya seni, furnitur, keramik dan dekor sepanjang hidupnya. Pasangan itu dianggap sebagai simbol masyarakat New York, menurut laporan New York Times.

“Apa yang Anda pikirkan tentang nama terhebat di Amerika untuk kekayaan? Pada abad 21 kita memiliki bentuk baru kedaulatan kekayaan dan individu-individu itu dapat terkait pada keluarga ini,” ungkap pakar seni Neal Meltzer.

Lebih dari 1.500 benda seni dimiliki Rockefeller dan akan dijual dalam beberapa hari mendatang. Ajang itu pun disebut sebagai penjualan satu abad. Berbagai barang seni itu diantaranya tempat garam perak dan pengocok merica senilai USD600 dan satu set peralatan layanan makanan penutup yang dibawa Napoleon bersamanya ke pengasingan di pulau Elba. (Syarifudin)


(nfl)
Berita Terkait
Hotel, Seni dan Kehidupan...
Hotel, Seni dan Kehidupan Lebih Indah
Lenong Kestra Yu Niti...
Lenong Kestra Yu Niti Digelar Meriah, Penonton Beri Kesan Positif
The Palette and The...
The Palette and The Plate Padukan Karya Seni dengan Teknologi
Pameran Van Gogh Alive...
Pameran Van Gogh Alive Hadirkan Pengalaman Imersif dan Edukatif untuk Pengunjung Segala Usia
Purupiru dan Kagama...
Purupiru dan Kagama Beksan Hadir di Ludruk Sakera, Where are You
Misi Budaya dan Sejarah,...
Misi Budaya dan Sejarah, Regina Art akan Tampil di 5 Negara Eropa
Berita Terkini
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
25 menit yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
1 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
4 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
6 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
10 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved