Proyek Jet Tempur Indonesia-Korsel IF-X Dilaporkan Porak-poranda

Selasa, 08 Mei 2018 - 11:20 WIB
Proyek Jet Tempur Indonesia-Korsel IF-X Dilaporkan Porak-poranda
Proyek Jet Tempur Indonesia-Korsel IF-X Dilaporkan Porak-poranda
A A A
JAKARTA - Nasib proyek kerja sama pengembangan pesawat jet tempur antara Korea Selatan (Korsel) dan Indonesia yang dikenal sebagai IF-X atau KF-X menjadi sorotan di internal pertahanan Seoul. Sekitar 80 pekerja Indonesia dalam proyek itu pulang ke Tanah Air yang memicu spekulasi bahwa proyek tersebut mengalami masalah.

Sumber pertahanan Seoul mengatakan, proyek jet tempur itu sedang porak-poranda setelah pihak Indonesia mengeluh tentang kontrak yang membatasi pihak Jakarta dari keuntungan teknis dan lisensi ekspor dari IF-X.

Indonesia merupakan mitra asing satu-satunya dalam proyek jet tempur tersebut. Dalam kontrak, pihak Indonesia menanggung 20 persen pembiayaan dari proyek IF-X USD7,5 miliar.

Awal Mei ini, Kementerian Pertahanan Indonesia dilaporkan berupaya menegosiasikan ulang program pengembangan jet tempur gabungan tersebut. Laporan itu awalnya diterbitkan kantor berita Antara.

"Negosiasi ulang diperlukan untuk memperjelas keuntungan Indonesia dari program ini, karena proyek akan dibiayai dengan dana dari anggaran negara," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Indonesia, Brigjen Totok Sugiharto.

Totok mengatakan Indonesia tidak boleh menjual pesawat IF-X ke negara lain atau secara lokal memproduksi beberapa komponen karena pembatasan kontrak.

Dia menambahkan negara ini tidak melihat masa depan untuk kerja sama seperti itu, sebagian karena intervensi Amerika Serikat yang membatasi penelitian yang akan membantu menghasilkan pesawat. Namun, Totok berharap program bersama ini akan terus berlanjut.

Sebelumnya, prospek penghentian Indonesia dalam partisipasi IF-X meningkat setelah pemerintah yang dipimpin Presiden Joko Widodo ini gagal membayar sekitar USD130 juta dari kontribusinya, yang jatuh tempo pada bulan Desember.

Sekitar 80 pekerja Indonesia yang mengambil bagian dalam pengembangan dan produksi IF-X kembali ke Tanah Air awal tahun ini rumah awal tahun ini. Hal itu menguatkan spekulasi bahwa proyek jet tempur ini sedang bermasalah.

Seorang insinyur Korea Aerospace Industries (KAI) mengatakan bahwa insinyur Indonesia yang dikirim ke Korea Selatan mengalami kesulitan untuk mempelajari dan meneliti teknologi kunci dari KF-X atau IF-X.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.0848 seconds (10.101#12.26)