Abbas Minta Maaf Terkait Komentarnya Soal Holocaust

Sabtu, 05 Mei 2018 - 10:10 WIB
Abbas Minta Maaf Terkait...
Abbas Minta Maaf Terkait Komentarnya Soal Holocaust
A A A
YERUSALEM - Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas meminta maaf atas komentar yang dibuatnya tentang orang-orang Yahudi dan Holocaust. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya, ia menggambarkan Holocaust sebagai kejahatan paling keji dalam sejarah.

Awal pekan ini, Abbas mengatakan pada pertemuan di Tepi Barat bahwa pembunuhan massal Nazi terhadap orang Yahudi Eropa adalah hasil dari aktivitas keuangan mereka, bukan anti-Semitisme.

Baca: Kata Abbas, Tingkah Laku Orang Yahudi Penyebab Holocaust

Komentarnya pun dikutuk di Israel dan di seluruh dunia.

"Jika orang tersinggung dengan pernyataan saya terutama orang-orang yang beragama Yahudi, saya minta maaf kepada mereka," bunyi pernyataan Abbas seperti dikutip dari laman BBC, Sabtu (5/5/2018).

"Saya ingin meyakinkan semua orang bahwa itu bukan niat saya untuk melakukannya, dan untuk menegaskan kembali rasa hormat saya sepenuhnya untuk kepercayaan Yahudi, serta agama monoteistik lainnya," sambungnya.

Abbas membuat komentar kontroversial itu ketika berbicara kepada Dewan Nasional Palestina, badan legislatif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), di Ramallah pada hari Senin.

Pidatonya yang disiarkan televisi itu, termasuk bagian tentang pandangannya tentang sejarah Yahudi Eropa, berdasarkan apa yang dia katakan dari buku penulis Zionis Yahudi.

Ia mengatakan bahwa, selama berabad-abad, orang-orang Yahudi di Eropa timur dan barat secara periodik mengalami pembantaian, yang berpuncak pada Holocaust.

"Tapi kenapa ini biasa terjadi?" Dia bertanya. "Mereka bilang, 'Itu karena kita orang Yahudi.' Saya akan membawa Anda tiga orang Yahudi, dengan tiga buku yang mengatakan bahwa permusuhan terhadap orang Yahudi bukan karena identitas agama mereka tetapi karena fungsi sosial mereka," tuturnya.

"Ini adalah masalah yang berbeda. Jadi pertanyaan Yahudi yang tersebar luas di seluruh Eropa tidak bertentangan dengan agama mereka tetapi bertentangan dengan fungsi sosial mereka yang berhubungan dengan riba (peminjaman uang yang tidak bermoral) dan perbankan dan semacamnya," ucapnya.

Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, Nickolay Mladenov, mengatakan Abbas telah memilih untuk mengulangi beberapa penghinaan anti-Semit paling menghina.

"Pernyataan seperti itu tidak dapat diterima dan 'sangat mengganggu'," tambahnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut pernyataan itu "anti-Semit dan menyedihkan" sementara kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini mengatakan pernyataan itu "tidak dapat diterima" dan hanya akan bekerja melawan proses perdamaian.

Itu bukan pertama kalinya pemimpin Palestina itu telah menyerang pandangannya tentang Holocaust.

Disertasi mahasiswa yang ditulisnya pada awal 1980-an berpendapat ada "hubungan rahasia antara Nazisme dan Zionisme" sebelum perang, dan muncul untuk mempertanyakan jumlah korban tewas yang mencapai enam juta.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
6 Juta Warga Palestina...
6 Juta Warga Palestina Mengungsi di Lebanon, Suriah, Yordania, dan Tepi Barat
Israel Bebaskan 33 Tahanan...
Israel Bebaskan 33 Tahanan Palestina
Serangan Israel ke Jalur...
Serangan Israel ke Jalur Gaza Tewaskan 24 Warga Sipil
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
2 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
6 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
7 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
7 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
8 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved