AS Cek Laporan Korut Bebaskan Tiga Warganya

Kamis, 03 Mei 2018 - 09:42 WIB
AS Cek Laporan Korut...
AS Cek Laporan Korut Bebaskan Tiga Warganya
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang mengecek kebenaran laporan bahwa tiga warganya yang ditahan Korea Utara (Korut) telah direlokasi dari kamp kerja paksa ke sebuah hotel dekat Pyongyang. Pemindahan ini dilakukan jelang pertemuan antara Presiden Donald Trump dengan Pemimpin Korut Kim Jong-un.

Sebelumnya media Korea Selatan (Korsel) mengutip seorang aktivis Korea Selatan yang mengatakan Korut telah merelokasi tiga warga Amerika dari kamp kerja paksa ke sebuah hotel di pinggiran Pyongyang. Choi Soung-yong, sang aktivis, mengatakan kepada Reuters bahwa Kim Hak-song, Tony Kim atau Kim Sang-duk dan Kim Dong-chul dipindahkan pada awal April menyusul instruksi dari pejabat tinggi, mengutip penduduk di Pyongyang.

"Amerika Serikat dan Korea Utara tampaknya telah memutuskan pada tanggal untuk membebaskan orang-orang ini," kata Choi.

“Korea Utara mungkin ingin meluruskan urusan mereka; merehabilitasi mereka," imbuhnya.

Aktivis itu menambahkan tiga orang itu ditempatkan di kamar terpisah di hotel yang sama dan mengatakan dia tidak tahu apa yang terjadi pada mereka sejak direlokasi.

"Kami tidak dapat mengkonfirmasi validitas laporan-laporan ini," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

“Kesejahteraan dan keamanan warga negara AS di luar negeri adalah salah satu prioritas tertinggi Departemen Luar Negeri. Kami sedang bekerja untuk melihat warga AS yang ditahan di Korea Utara pulang sesegera mungkin,” imbuhnya seperti dilansir dari Reuters, Kamis (3/5/2018).

Para pejabat pemerintah Trump telah mendesak pembebasan mereka sebagai pertanda niat baik Korut sebelum pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pertemuan ini diperkirakan akan dilakukan pada akhir Mei atau awal Juni.

“Seperti yang diketahui semua orang, Pemerintah yang lalu telah lama meminta tiga sandera untuk dibebaskan dari kamp kerja paksa Korea Utara, tetapi tidak berhasil. Tetap disini!” kata Trump dalam postingan di akun Twitternya pada Rabu waktu setempat.

Sementara itu juru bicara Tony Kim, Randall Brandt, mengatakan dalam email: "Meskipun kami didorong oleh momentum secara keseluruhan, keluarga tidak memiliki indikasi pembebasan dan tidak memiliki kontak dengan Tony sejak (mendapat informasi dari) Duta Besar Yun Juni lalu."

Dia merujuk pada Joseph Yun, mantan juru runding Korut, yang menjenguk para tahanan dalam kunjungan ke Pyongyang tahun lalu.

Sol Kim, putra Tony Kim, mengatakan di media sosial bahwa dia optimis Ayahnya akan dibebaskan tetapi tidak memiliki informasi.

“Kami berharap tetapi kami tidak memiliki indikasi bahwa mereka telah dibebaskan. Terima kasih atas doa dan upaya Anda yang berkelanjutan untuk membantu membawa mereka pulang,” katanya.
(ian)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
3 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
4 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
5 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
6 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
7 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
8 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved