Iran: Respon Kami Terhadap Israel Akan Mengejutkan dan Menyakitkan
Rabu, 02 Mei 2018 - 09:55 WIB
Iran: Respon Kami Terhadap Israel Akan Mengejutkan dan Menyakitkan
A
A
A
TEHERAN - Menteri Pertahanan Iran, Amir Hatami, memperingatkan Israel tentang kebiasaan menabur bahaya terhadap negaranya. Ini merupakan reaksi terhadap presentasi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang disebutnya sebagai bukti program bom nuklir Iran.
"Tanggapan kami terhadap Israel akan mengejutkan dan menyakitkan," ujar Hatami yang menggambarkan presentasi Netanyahu sebagai lelucon.
Dikatakan oleh Hatami apa yang ditunjukkan oleh Netanyahu adalah perpanjangan dari entitas berdarah Zionis untuk menutupi kejahatan terhadap orang-orang Palestina yang tertindas.
"Jika Iran memutuskan untuk berurusan dengan strategi jangka panjang disiplin diri, maka entitas ini akan menghadapi konsekuensi yang mengejutkan dan menyakitkan," ujarnya seperti dikutip dari kantor berita Kuwait, KUNA, Rabu (2/5/2018)
Netanyahu mengatakan kepada media Israel, bahwa Tel Aviv telah memperoleh setengah dari satu ton dokumen tentang program nuklir "rahasia" Iran. Lebih jauh Netanyahu menuduh Teheran bersiap untuk mengembangkan lima bom nuklir.
Informasi itu menunjukkan bahwa Iran telah berbohong tentang pekerjaannya di masa lalu untuk mengembangkan senjata nuklir.
"Tanggapan kami terhadap Israel akan mengejutkan dan menyakitkan," ujar Hatami yang menggambarkan presentasi Netanyahu sebagai lelucon.
Dikatakan oleh Hatami apa yang ditunjukkan oleh Netanyahu adalah perpanjangan dari entitas berdarah Zionis untuk menutupi kejahatan terhadap orang-orang Palestina yang tertindas.
"Jika Iran memutuskan untuk berurusan dengan strategi jangka panjang disiplin diri, maka entitas ini akan menghadapi konsekuensi yang mengejutkan dan menyakitkan," ujarnya seperti dikutip dari kantor berita Kuwait, KUNA, Rabu (2/5/2018)
Netanyahu mengatakan kepada media Israel, bahwa Tel Aviv telah memperoleh setengah dari satu ton dokumen tentang program nuklir "rahasia" Iran. Lebih jauh Netanyahu menuduh Teheran bersiap untuk mengembangkan lima bom nuklir.
Informasi itu menunjukkan bahwa Iran telah berbohong tentang pekerjaannya di masa lalu untuk mengembangkan senjata nuklir.
(ian)