Markas Besar Koalisi AS Penggempur ISIS di Irak Ditutup

Selasa, 01 Mei 2018 - 13:42 WIB
Markas Besar Koalisi...
Markas Besar Koalisi AS Penggempur ISIS di Irak Ditutup
A A A
BAGHDAD - Koalisi internasional anti-ISIS pimpinan Amerika Serikat (AS) menutup markas besarnya di Baghdad. Penutupan markas Combined Joint Forces Land Component Command (CJFLCC) secara simbolis mengakhiri operasi tempur koalisi di Irak.

Markas CJFLCC resmi dinonaktifkan dalam sebuah upacara pada hari Senin, dan otoritasnya dipindahkan ke Operation Inherent Resolve (OIR).

"Casing warna CJFLCC adalah isyarat simbolis, menghormati ketekunan dan pengorbanan mitra koalisi kami," kata Mayor Jenderal Walter Piatt, komandan Divisi Gunung ke-10 yang telah memimpin CJFLCC sejak bulan lalu, seperti dilansir Stars and Stripes, Selasa (1/5/2018).

Penonaktifan markas tersebut adalah langkah untuk mengurangi struktur komando ketika koalisi mengalihkan fokus dari operasi tempur melawan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) untuk mendukung pasukan keamanan pemerintah Irak.

CJFLCC telah bekerja dengan pasukan pemerintah Irak dan milisi Peshmerga Kurdi untuk memberikan pelatihan, nasihat dan dukungan militer lainnya dalam perang melawan ISIS. Komando itu juga memberikan bantuan diplomatik dan penegakan hukum.

"Penutupan itu adalah mengakui perubahan komposisi dan tanggung jawab koalisi," kata OIR dalam sebuah pernyataan.

Pada bulan Februari lalu, negara-negara NATO setuju untuk mendanai misi pelatihan dan penasihat utama di Irak yang ditujukan untuk memperkuat pasukan keamanan Baghdad.

Pada Desember 2017, 98 persen wilayah yang diduduki oleh ISIS di Suriah dan Irak telah dibebaskan. Juru bicara koalisi, Kolonel Ryan Dillon, mengatakan upaya untuk menghilangkan kantong-kantong terakhir yang masih dikuasai kelompok militan bersenjata itu sedang berlangsung.

"Kami tahu bahwa mereka ingin kembali," kata Dillon di hadapan korps Pentagon.
(mas)
Berita Terkait
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Pasukan Pimpinan AS...
Pasukan Pimpinan AS Akhiri Misi Tempur di Irak
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
ISIS Manfaatkan Pandemi...
ISIS Manfaatkan Pandemi COVID-19 untuk Tingkatkan Serangan di Irak
ISIS Luncurkan Serangan...
ISIS Luncurkan Serangan di Baghdad, 11 Orang Terbunuh, 8 Luka
Berita Terkini
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
18 menit yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
1 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
2 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
3 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
6 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
6 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved