Pengadilan Australia: Adili Bendahara Vatikan atas Pelanggaran Seks Historis!

Selasa, 01 Mei 2018 - 09:27 WIB
Pengadilan Australia:...
Pengadilan Australia: Adili Bendahara Vatikan atas Pelanggaran Seks Historis!
A A A
MELBOURNE - Pengadilan di Australia pada Selasa (1/5/2018), memutuskan bahwa Bendahara Vatikan Kardinal George Pell harus diadili atas tuduhan pelanggaran seksual historis. Putusan keluar setelah pra-sidang selama bulan.

Hakim Belinda Wallington dalam putusannya mengatakan bahwa kasus Pell akan dilanjutkan ke pengadilan Melbourne.

Dalam menyampaikan putusannya, Wallington menepis beberapa tuduhan yang dilontarkan terhadap Pell dalam pra-sidang.

Pada sidang sebelumnya, Wallington percaya seorang terdakwa harus berkomitmen untuk diadili kecuali ada "cacat mendasar" dalam bukti.

"Saya pikir masalah kredibilitas dan reliabilitas adalah masalah bagi juri (hakim), kecuali Anda sampai pada titik di mana kredibilitas (seorang pelapor) secara efektif dilenyapkan," katanya.

Dia tidak memberikan rincian tentang tanggal persidangan terhadap orang kepercayaan Paus Fransiskus yang sebelumnya menjabat sebagai Uskup Agung Sydney dan Uskup Agung Melborune tersebut.

Keuskupan Agung Sydney belum berkomentar setelah putusan pengadilan keluar. Pemimpin Vatikan Paus Fransiskus menyatakan bahwa dia tidak akan mengomentari kasus ini sampai selesai.

Selama pra-sidang, Kardinal Pell menghadapi tuduhan pelanggaran seks historis yang berlangsung di kolam renang, bioskop, gereja dan lokasi lain di negara bagian Victoria pada tahun 1970-an.

Pengacara Pell, Robert Richter, menghabiskan empat minggu untuk menanyai para penuduh dan saksi. Richter berdebat dengan mengklaim bahwa tidak ada bukti untuk mendukung tuduhan terhadap kliennya.

Uskup Agung Melbourne, Denis Hart, menolak berkomentar tentang keputusan itu.

"Uskup Agung Hart menyatakan keyakinannya pada sistem peradilan di Australia dan mengatakan bahwa keadilan sekarang harus berjalan," kata Keuskupan Agung Melbourne dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip ABC.net.au.
(mas)
Berita Terkait
Menengok Laboratorium...
Menengok Laboratorium Restorasi Lukisan di Museum Vatikan
Kardinal Kunci Vatikan...
Kardinal Kunci Vatikan Mendadak Resign di Tengah Skandal Keuangan
5 Fakta Paus Fransiskus,...
5 Fakta Paus Fransiskus, Pertama dari Luar Eropa sejak 1.200 Tahun
Antar Kepergian Paus...
Antar Kepergian Paus Fransiskus menuju Soetta, Warga Histeris saat Dapat Pemberkatan
Kardinal Vatikan Diadili...
Kardinal Vatikan Diadili dalam Kasus Penipuan
Vatikan Tegaskan Menentang...
Vatikan Tegaskan Menentang Operasi Ganti Kelamin
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
16 menit yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
1 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
2 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
3 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
4 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
4 jam yang lalu
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved