Khamenei: AS Provokasi Saudi Lawan Iran, Muslim Perangi Muslim

Selasa, 01 Mei 2018 - 08:49 WIB
Khamenei: AS Provokasi...
Khamenei: AS Provokasi Saudi Lawan Iran, Muslim Perangi Muslim
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menuduh Amerika Serikat (AS) memprovokasi Arab Saudi untuk konflik dengan Iran. Menurutnya, Washington tak mau menanggung biaya atau beban perang secara sendirian.

"AS mencoba memprovokasi negara-negara tertentu di kawasan ini (Timur Tengah), khususnya Arab Saudi, menjadi konfrontasi dengan Iran," katanya pada Senin.

"Amerika tidak mau menanggung biaya dalam menghadapi Republik Islam. Sebaliknya, Washington ingin Muslim memerangi Muslim," ujarnya.

Khamenei mengatakan dengan alasan yang dia paparkan itulah AS harus meninggalkan Tengah Timur.

"Apa yang terbaik dari Washington menyebabkan ketidakamanan," kata Khamenei. "Ke mana pun mereka (AS) menginjakkan kaki, mereka membawa malapetaka kepada rakyat," imbuh dia seperti dikutip kantor berita Mehr.

"AS-lah yang perlu pergi, bukan Republik Islam," paparnya menyindir Washington yang berekad membendung pengaruh Iran di Timur Tengah."Asia Barat adalah rumah orang Iran, sementara AS adalah orang luar dengan tujuan nakal, berusaha untuk memicu hasutan” di wilayah" kata Khamenei.

Baca: Serangan di Suriah Membunuh Puluhan Prajurit, Israel Dicurigai

Pemimpin Tertinggi Iran ini lantas memperingatkan kekuatan regional untuk tidak menyerah pada provokasi AS. Menurutnya, jika negara-negara regional menghadapi Iran, maka mereka akan menderita kekalahan yang menentukan.

"Jika AS atau sekutunya memutuskan untuk menyerang Republik Islam atau pangkalannya, tindakan mereka akan bertemu dengan tanggapan yang jauh lebih kuat," ujar Khamenei.

Pernyataannya muncul hanya beberapa jam setelah pangkalan militer Suriah di Hama dan Aleppo diserang roket oleh musuh misterius.

Teheran membantah laporan yang menyebut belasan personel militernya tewas dalam serangan roket pada Minggu malam tersebut. Media Iran menyebut laporan yang mengutip sumber pemberontak Suriah sepenuhnya salah.

Komandan Divisi Fatemiyoun, milisi Syiah pro-pemerintah Suriah yang didukung oleh Iran, juga mengatakan kepada Mehr bahwa pangkalannya di dekat Aleppo tidak diserang.

Sebelumnya, Sky News Arabia melaporkan, mengutip sumber pemberontak, bahwa lebih dari 40 orang diduga telah tewas dalam serangan tersebut. Beberapa media AS dan Inggris juga mengatakan bahwa lusinan orang Iran diduga berada di antara mereka yang tewas dalam insiden di Hama dan Aleppo.
(mas)
Berita Terkait
Bos CIA: AS Dibutakan...
Bos CIA: AS Dibutakan Kesepakatan Arab Saudi dan Iran
Trump Prediksi Saudi...
Trump Prediksi Saudi dan Iran Ikuti Langkah UEA Terkait Israel
Jelang Serangan Israel...
Jelang Serangan Israel ke Iran, AS Jual Senjata Baru ke Saudi dan UEA Senilai Rp35 Triliun
Fasilitas Nuklir Iran...
Fasilitas Nuklir Iran Diserang AS, Arab Saudi Pantau Efek Radiasinya
Negara-negara yang Menjadi...
Negara-negara yang Menjadi Musuh Arab Saudi
Panglima IRGC: Israel-Arab...
Panglima IRGC: Israel-Arab Saudi Bersekongkol dengan AS dan Barat Melawan Iran
Berita Terkini
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
25 menit yang lalu
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
1 jam yang lalu
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
2 jam yang lalu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
3 jam yang lalu
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
3 jam yang lalu
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved