Menhan Israel Bilang Rusia Aktor Pragmatis di Suriah

Sabtu, 28 April 2018 - 11:36 WIB
Menhan Israel Bilang...
Menhan Israel Bilang Rusia Aktor Pragmatis di Suriah
A A A
WASHINGTON - Israel mengaku tidak khawatir dengan kehadiran militer Rusia di Suriah karena Moskow adalah "aktor pragmatis" yang bisa memecahkan kesepakatan dengan siapa saja. Dengan demikian disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Avigdor Lieberman saat berkunjung ke Washington.

"Apa yang penting untuk dipahami adalah bahwa Rusia, mereka adalah aktor yang sangat pragmatis," kata Lieberman selama diskusi tentang aliansi antara Rusia, Suriah dan Iran di Washington Institute for Near East Policy pada Jumat waktu setempat.

"Pada akhirnya, mereka adalah orang-orang yang masuk akal, itu memungkinkan untuk menutup kesepakatan dengan mereka dan kami memahami apa yang menjadi minat mereka," ujar Lieberman.

"Minat mereka sangat berbeda dengan minat kami, tetapi kami menghormati prioritas mereka," katanya, seperti dikutip Times of Israel, Sabtu (28/4/2018). "Kami mencoba menghindari friksi dan ketegangan langsung."

Militer Rusia memiliki pangkalan udara di Khmeimim, di barat laut Suriah dan telah mempertahankan fasilitas pelabuhan di Tartus di pantai Mediterania selama beberapa dekade.

Namun, Lieberman mengatakan bahwa kehadiran militer Rusia yang diperluas di Suriah bukan urusan Israel. "Kami hanya mencoba untuk melindungi kepentingan keamanan kami sendiri," paparnya.

Komentar Lieberman muncul tiga hari setelah dia mengancam akan menyerang baterai sistem rudal pertahanan udara S-300 Rusia jika digunakan Suriah untuk menembak jatuh jet tempur Israel. Ancaman dilontarkan saat menanggapi laporan media bahwa Moskow siap mengirim S-300 ke Damaskus dalam waktu dekat.

Laporan soal rencana pengiriman S-300 Moskow ke Damaskus itu muncul di surat kabar Rusia, Kommersant, mengutip pejabat militer Moskow.

Israel selama ini bersikeras tidak akan terlibat dalam perang saudara di Suriah. Namun, militer negara Yahudi ini telah melakukan lusinan serangan udara pada basis militer rezim Suriah dan menargetkan konvoi senjata yang diklaim berasal dari Iran untuk Hizbullah Lebanon, salah satu musuh bebuyutan Israel.

Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Rabu secara resmi mengonfirmasi bahwa S-300 akan dipasok ke Suriah dalam waktu dekat. Pasukan Rusia saat ini sedang melatih pasukan Suriah untuk menggunakan sistem pertahanan canggih itu.
(mas)
Berita Terkait
Serang Bandara Suriah,...
Serang Bandara Suriah, Rusia Minta Klarifikasi Israel
Rusia Desak Israel Hentikan...
Rusia Desak Israel Hentikan Serangan Udara di Suriah
Bombardir Suriah, 8...
Bombardir Suriah, 8 Rudal Israel Rontok Oleh Sistem Pertahanan Rusia
Israel Terus Melancarkan...
Israel Terus Melancarkan Serangan ke Suriah, Rusia Ancam Tel Aviv
4 Alasan Israel Ingin...
4 Alasan Israel Ingin Rusia Pertahankan Pangkalan di Suriah, Salah Satunya Menekan Pengaruh Turki
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
56 menit yang lalu
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
1 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
2 jam yang lalu
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
2 jam yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
3 jam yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved