Memo Eks Bos FBI: Putin Banggakan Pelacur Cantik Rusia ke Trump

Sabtu, 21 April 2018 - 06:43 WIB
Memo Eks Bos FBI: Putin...
Memo Eks Bos FBI: Putin Banggakan Pelacur Cantik Rusia ke Trump
A A A
MOSKOW - Memo mantan Direktur FBI James Comey mengungkap masalah pribadi yang melibatkan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dalam memo itu, Putin disebutkan membanggakan pelacur Rusia yang cantik kepada Trump.

Comey telah dipecat Trump saat gencar menyelidiki dugaan Moskow ikut campur pemilu AS tahun 2016 dengan tujuan memenangkan Donald Trump dalam ajang pemilihan presiden. Sejak dipecat, Comey gencar menyerang Trump dan kebijakannya.

Memo bekas bos FBI ini diperoleh kantor berita AP setebal 15 halaman. Dalam berkas itu, Comey menjelaskan bahwa Putin pernah membanggakan para pelacur cantik Rusia kepada Trump. Hal itu diceritakan Trump saat bertemu Comey pada awal 2017.

"Kami memiliki beberapa pelacur cantik di dunia," kata Trump, menirukan ucapan Putin.

Namun, bocoran memo mantan Direktur FBI itu dibantah juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov. Bantahan itu, terutama soal klaim bahwa Putin membanggakan para pelacur cantik Rusia kepada pemimpin Amerika.

"Tidak. Jika dikatakan demikian dalam catatan (memoar Comey yang baru-baru ini dirilis tentang Trump), maka setidaknya bagian itu tidak benar. Presiden Putin tidak bisa dan tidak mengatakan itu kepada Presiden Trump," kata Peskov.

"Terutama mengingat bahwa sebelum Trump menjadi presiden, mereka tidak pernah berbicara," imbuh Peskov, seperti dikutip Russia Today, Sabtu (21/4/2018).

Menurut memo Comey yang tertulis bulan Januari, Februari dan Maret 2017, Trump tidak mengatakan kapan tepatnya Putin membuat komentar miring seperti itu.

Dalam beberapa pekan terakhir, Comey telah menjadi bintang media dengan merilis bukunya yang berjudul "A Higher Loyalty: Truth, Lies, and Leadership". Buku itu menggambarkan hal yang tidak menyenangkan tentang Presiden Trump.

Comey menyebut Trump sebagai "bos mafia" yang secara moral tidak layak untuk memimpin Amerika. Menurutnya, Trump adalah "noda" bagi semua orang di sekitarnya.

Trump tak tinggal diam diserang Comey. Melalui Twitter, pemimpin Gedung Putih ini melontarkan hinaan kepada Comey yang dia sebut "bola lendir". "Direktur FBI teburuk dalam sejarah," tulis Trump.
(mas)
Berita Terkait
Dibela Vladimir Putin,...
Dibela Vladimir Putin, Begini Reaksi Donald Trump
Jadi Sorotan Dunia,...
Jadi Sorotan Dunia, Apakah Donald Trump dan Vladimir Putin Sahabat Dekat?
Donald Trump dan Vladimir...
Donald Trump dan Vladimir Putin Akan Bertemu di Arab Saudi
Donald Trump: AS Harusnya...
Donald Trump: AS Harusnya Tak Terlalu Mengkhawatirkan Putin
Trump-Putin Lakukan...
Trump-Putin Lakukan Pembicaraan Via Telepon, Ini yang Dibahas
Donald Trump Tolak Sebut...
Donald Trump Tolak Sebut Vladimir Putin Diktator
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
8 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
10 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
11 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
12 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
13 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
15 jam yang lalu
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved