Rouhani: Iran Bakal Beli Senjata Apa Pun untuk Memukul Musuh

Rabu, 18 April 2018 - 16:46 WIB
Rouhani: Iran Bakal...
Rouhani: Iran Bakal Beli Senjata Apa Pun untuk Memukul Musuh
A A A
TEHERAN - Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan, Iran akan membuat atau membeli senjata apa pun yang diperlukan untuk mempertahankan diri dari kekuatan penjajah. Hal itu dikatakan Rouhani saat militer Iran melakukan parade militer dengan menunjukkan rudal dan tentara pada hari Tentara Nasional.

Jet tempur dan pesawat pembom terbang di langit Iran saat Rouhani mengatakan kepada kerumunan warga di Teheran dan penonton TV bahwa pasukan Iran tidak menimbulkan ancaman bagi tetangganya.

"Kami memberi tahu dunia bahwa kami akan memproduksi atau memperoleh senjata apa pun yang kami butuhkan, dan tidak akan menunggu persetujuan mereka. Kami memberi tahu negara tetangga kami bahwa senjata kami tidak melawan Anda, itu untuk pencegahan," kata Rouhani.

“Kami tidak tinggal di wilayah normal, dan kami melihat kekuatan invasi telah membangun pangkalan di sekitar kami. Mengesampingkan prinsip-prinsip hukum internasional, mereka melakukan intervensi dalam urusan regional dan menyerang negara lain tanpa izin dari PBB," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (18/4/2018).

Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Prancis menggempur sekutu Iran, Suriah, dengan serangan udara pada Sabtu pagi. Serangan itu sebagai pembalasan atas dugaan serangan senjata kimia pada 7 April, yang mereka salahkan pada pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Inggris, Prancis dan Jerman telah mengusulkan sanksi baru Uni Eropa terhadap Iran atas rudal balistik dan perannya dalam perang Suriah. Ini dilakukan dalam upaya untuk membujuk Presiden AS Donald Trump untuk mempertahankan perjanjian nuklir 2015 dengan Teheran.

Trump telah menyampaikan ultimatum kepada para penandatangan perjanjian asal Eropa untuk memperbaiki apa yang dilihatnya sebagai "cacat yang mengerikan" dari kesepakatan itu. Trump mengancam akan menolak untuk memperpanjang sanksi AS terhadap Iran.

Sanksi AS akan dilanjutkan kecuali Trump menerbitkan “keringanan” baru untuk menangguhkannya pada 12 Mei.
(ian)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Media Iran Rilis Video...
Media Iran Rilis Video Cara Bunuh Ibu Negara AS Melania Trump, Secret Service Turun Tangan
15 menit yang lalu
China Membangun Replika...
China Membangun Replika Kapal Perang AS hingga Kantor Presiden Taiwan untuk Target Rudal
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
1 jam yang lalu
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
4 jam yang lalu
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
5 jam yang lalu
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
6 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved