Irlandia Ancang-ancang Usir Diplomat Rusia

Kamis, 29 Maret 2018 - 01:14 WIB
Irlandia Ancang-ancang...
Irlandia Ancang-ancang Usir Diplomat Rusia
A A A
DUBLIN - Aksi pengusiran terhadap diplomat Rusia oleh sejunlah negara di Eropa terus berlangsung. Terbaru, Irlandia juga akan mengambil langkah yang sama terhadap diplomat Moskow.

Irlandia akan mengusir seorang diplomat Rusia sebagai tanggapan atas serangan zat saraf di Inggris. Langkah ini pun menuai tanggapan dari Dubes Rusia untuk Dublin, yang menilai keputusan tersebut bukanlah sebuah jawaban.

Irlandia menghargai kenetralannya dan bukan bagian dari aliansi NATO pimpinan Amerika Serikat (AS), tetapi Perdana Menteri Leo Varadkar mengatakan kenetralan itu tidak berlaku terhadap serangan seperti itu. Keputusan itu juga untuk menunjukkan solidaritas dengan tetangga terdekatnya.

“Irlandia adalah negara netral, kita tidak bergabung dengan aliansi militer. Namun ketika menyangkut terorisme, pembunuhan, penggunaan senjata kimia dan terorisme siber, kita tidak netral sedikit pun,” tegas Varadkar kepada parlemen.

"Tentu saja kita bergabung dalam pengusiran diplomat Rusia dengan negara-negara lain yang netral, termasuk Finlandia dan Swedia, yang telah mengambil tindakan yang sama seperti kita," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (29/3/2018).

Varadkar mengatakan keputusan tentang status diplomatiknya akan dihentikan didasarkan pada intelijen dari polisi dan pasukan pertahanan. Irlandia telah mengusir diplomat Rusia sebelumnya, terakhir pada tahun 2011 berturut-turut atas penggunaan paspor palsu Irlandia.

Duta besar Rusia untuk Irlandia, Yury Filatov, mengatakan diplomat yang diusir itu tidak melakukan kesalahan atau tindakan ilegal. Ia pun menyerahkan keputusan mengenai aksi balasa yang tepat sekarang terserah pada pemerintah Rusia.

“Keputusan semacam ini tidak berdasar, tidak beralasan, tidak masuk akal dan disesalkan. Jelas semua tanggung jawab untuk setiap efek dari langkah ini, pada kondisi positif hubungan Irlandia-Rusia bertumpu pada pemerintah Irlandia,” kata Filatov pada konferensi pers di kedutaan Rusia di Dublin.

"Anda mungkin berasumsi bahwa keputusan dan tindakan sewenang-wenang semacam ini tidak akan terjawab, itu pasti," tegasnya.
(ian)
Berita Terkait
Rusia Kirim Kapal Selam...
Rusia Kirim Kapal Selam ke Sekitar Perairan Irlandia
Protes Perang, Pria...
Protes Perang, Pria Irlandia Tabrakan Truk ke Gerbang Kedubes Rusia
Irlandia Protes Rencana...
Irlandia Protes Rencana Latihan Tembak Kapal Perang Rusia
4 Drone Misterius Nyaris...
4 Drone Misterius Nyaris Tabrak Pesawat Presiden Ukraina Zelensky di Langit Irlandia
Irlandia Gusar Soal...
Irlandia Gusar Soal Lokasi Latihan Perang Rusia, Moskow Pindahkan Armada
Irlandia Ogah Ikuti...
Irlandia Ogah Ikuti Jejak Swedia dan Finlandia Gabung NATO
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
2 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
5 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
6 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
7 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
8 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
9 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved