Pakar Australia: Jika Berhasil, Prabowo akan Jadi Tokoh seperti Trump

Rabu, 28 Maret 2018 - 18:54 WIB
Pakar Australia: Jika...
Pakar Australia: Jika Berhasil, Prabowo akan Jadi Tokoh seperti Trump
A A A
JAKARTA - Ajang pemilihan presiden (pilpres) Indonesia 2019 mulai memikat perhatian media dan pakar Australia. Prabowo Subianto, yang diprediksi akan kembali menjadi lawan untuk calon petahana Joko Widodo (Jokowi) mendapat sorotan khusus.

Prabowo telah didorong partainya, Partai Gerindra untuk mendeklarasikan diri sebagai calon presiden (capres) Indonesia 2019. Sejauh ini, baru Jokowi yang secara resmi dideklarasikan sebagai capres oleh partai-partai pendukungnya seperti PDIP, NasDem, Partai Golkar, serta didukung beberapa partai salah satunya Perindo.

Jika Prabowo mendeklarasikan diri sebagai capres 2019, maka pilpres 2014 bukan tidak mungkin akan terulang kembali. Yakni, Jokowi "berduel" dengan Prabowo.

Prabowo, seperti yang disuarakan Gerindra, akan deklarasi pada April mendatang. Namun, sang kandidat belum angkat bicara. Meski demikian, nama-nama kandidat pendamping mantan jenderal itu untuk ajang pilpres 2019 sudah mulai bermunculan, seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Selain didukung Gerindra, Prabowo juga didukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sedangkan Partai Amanat Nasional (PAN) belum secara resmi berpihak di kubu mana.

Pakar dari Australian National University, Dr Marcus Mietzner, mengatakan bahwa Prabowo akan menjadi tokoh populis jika berhasil dalam pilpres 2019. "Jika berhasil kali ini, Prabowo akan menjadi tokoh seperti Trump; impulsif, populis, tidak menentu dan dengan kecenderungan otoriter. Tidak banyak perubahan dalam hal ini dari 2014," katanya.

Analis politik yang berbasis di Jakarta, Tobias Basuki, dari Pusat Kajian Strategis dan Internasional, mengatakan sulit untuk memberi label pada filsafat politik pendamping Prabowo karena itu adalah "hodge-podge".

"Dia berpura-pura sebagai seorang nasionalis, tetapi dalam kenyataannya dia akan jauh lebih pragmatis dalam pemerintahan," kritik Basuki.

Belum lama ini, tokoh Partai Gerindra tersebut juga jadi pemberitaan utama setelah berpidato tentang prediksi Indonesia akan bubar tahun 2030. Prediksi itu sejatinya ramalan dalam novel Ghost Fleet.

Pakar Melbourne University Profesor Tim Lindsey mengatakan pilpres 2019 kemungkinan akan sangat tidak stabil. Dia memprediksi Prabowo akan "berjuang keras" pada isu-isu seperti ras, agama dan politik identitas.

"Jika Anies adalah calon wakil presiden yang diusung, dia akan membawa kombinasi dari kredensial Islam dan daya tarik kelas menengah untuk Prabowo," katanya, seperti dikutip The Sydney Morning Herald.
(mas)
Berita Terkait
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Berita Terkini
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
59 menit yang lalu
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
1 jam yang lalu
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
1 jam yang lalu
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
2 jam yang lalu
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
2 jam yang lalu
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
3 jam yang lalu
Infografis
Pakar: Trump Akan Menang...
Pakar: Trump Akan Menang Pilpres, Meski Kalah dalam Survei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved