Bahas Rencana Pertemuan AS-Korut, Trump Telepon Presiden Korsel
Minggu, 18 Maret 2018 - 12:23 WIB
Bahas Rencana Pertemuan AS-Korut, Trump Telepon Presiden Korsel
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dilaporkan telah melakukan pembicaran dengan Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in, untuk membahas rencana pertemuan antara Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un.
"Kedua pemimpin tersebut menyatakan optimisme dan juga kehati-hatian mengenai perkembangan terakhir dan menekankan bahwa masa depan yang lebih cerah tersedia untuk Korut jika memilih jalan yang benar," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.
"Trump and Moon sepakat bahwa tindakan nyata, bukan kata-kata, akan menjadi kunci untuk mencapai denuklirisasi permanen Semenanjung Korea, dan Trump mengulangi niatnya untuk bertemu dengan pemimpin Korut, Kim Jong Un pada akhir Mei," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (18/3).
Pertemuan antara Trump dan Jong-un, jika terwujud, akan menjadi pertemuan perdana antara pemimpin AS dan Korut. Meski sudah ditentukan akan digelar pada bulan Mei, namun sampai saat ini tanggal dan tempat pertemuan itu belum ditentukan.
Trump dan Jong-un sendiri memiliki sejarah yang kurang baik, di mana keduanya kerap saling melemparkan serangan verbal. Yang paling diingat adalah ketika Trump mengancam pemimpin Korut, yang dia sebut "roket kecil", dengan "api dan kemarahan".
Pernyataan Trump ini dibalas oleh Jong-un, dengan menturkan bahwa gonggongan anjing yang ketakutan akan lebih nyaring.
"Kedua pemimpin tersebut menyatakan optimisme dan juga kehati-hatian mengenai perkembangan terakhir dan menekankan bahwa masa depan yang lebih cerah tersedia untuk Korut jika memilih jalan yang benar," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.
"Trump and Moon sepakat bahwa tindakan nyata, bukan kata-kata, akan menjadi kunci untuk mencapai denuklirisasi permanen Semenanjung Korea, dan Trump mengulangi niatnya untuk bertemu dengan pemimpin Korut, Kim Jong Un pada akhir Mei," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (18/3).
Pertemuan antara Trump dan Jong-un, jika terwujud, akan menjadi pertemuan perdana antara pemimpin AS dan Korut. Meski sudah ditentukan akan digelar pada bulan Mei, namun sampai saat ini tanggal dan tempat pertemuan itu belum ditentukan.
Trump dan Jong-un sendiri memiliki sejarah yang kurang baik, di mana keduanya kerap saling melemparkan serangan verbal. Yang paling diingat adalah ketika Trump mengancam pemimpin Korut, yang dia sebut "roket kecil", dengan "api dan kemarahan".
Pernyataan Trump ini dibalas oleh Jong-un, dengan menturkan bahwa gonggongan anjing yang ketakutan akan lebih nyaring.
(esn)