AS Kembali Jatuhkan Sanksi kepada Individu dan Entitas Rusia

Kamis, 15 Maret 2018 - 22:59 WIB
AS Kembali Jatuhkan...
AS Kembali Jatuhkan Sanksi kepada Individu dan Entitas Rusia
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) kembali menjatuhkan sanksi kepada sejumlah individu dan entitas Rusia. Sanksi ini adalah langkah terbaru yang digambarkan terkait dengan perang siber.

Entitas yang dikenai sanksi termasuk Direktorat Intelijen Utama Rusia, serta Badan Penelitian Internetnya. Sebanyak 14 individu yang terlibat dengan entitas ini juga telah ditambahkan ke daftar orang yang rekeningnya diblokir oleh Departemen Keuangan AS.

Pengusaha Rusia Yevgeny Prigozhin termasuk di antara mereka yang dikenai sanksi karena dugaan hubungan dengan Badan Riset Internet, sebuah perusahaan yang dituduh menggunakan akun media sosial palsu untuk mempengaruhi pemilihan presiden AS pada 2016 lalu.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Keuangan menuduh para hacker Rusia melakukan beberapa serangan terhadap infrastruktur AS, termasuk fasilitas energi, nuklir, air dan manufaktur sejak Maret 2016. Departemen federal juga mengutip serangan racun terhadap Sergei Skripal dan putrinya Yulia di Salisbury, barat daya Inggris, sebagai bukti tindakan "sembrono dan tidak bertanggung jawab" pemerintah Rusia seperti dikutip dari RT, Kamis (15/3/2018).

Beberapa nama yang termasuk dalam dokumen Departemen Keuangan AS sesuai dengan daftar 13 orang Rusia yang baru-baru ini didakwa oleh dewan juri federal karena diduga mencampuri pemilihan dan proses politik AS. Surat dakwaan tersebut mengatakan sebuah organisasi yang dikenal sebagai Badan Riset Internet berusaha untuk melakukan apa yang disebutnya sebagai perang informasi melawan Amerika Serikat melalui personel AS fiktif lewat platform media sosial dan media berbasis internet lainnya.

Namun, berbicara kepada pers tentang dakwaan tersebut, Jaksa Agung AS Rod Rosenstein mengatakan tidak ada tuduhan dalam dakwaan bahwa hal itu berpengaruh pada hasil pemilu.

Secara total, AS telah memberi sanksi kepada 19 individu Rusia dan lima kelompok karena dugaan campur tangan pemilu dan serangan siber. Departemen Keuangan mengatakan bahwa mereka bermaksud untuk menerapkan tindakan tambahan pada pejabat dan oligarki Rusia.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, menanggapi sanksi terbaru AS ini mengatakan bahwa Moskow dengan tenang akan mempersiapkan langkah-langkah pembalasan.
(ian)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
40 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved