China Bersiap Angkat Xi Jinping Jadi Presiden Seumur Hidup

Minggu, 11 Maret 2018 - 14:36 WIB
China Bersiap Angkat...
China Bersiap Angkat Xi Jinping Jadi Presiden Seumur Hidup
A A A
BEIJING - China memutuskan untuk menghilangkan masa jabatan untuk pemimpin. Ini adalah sebuah langkah uang secara efektif memungkinkan Xi Jinping menjadi presiden seumur hidup.

Perubahan tersebut merupakan bagian dari serangkaian perubahan konstitusional yang diperkirakan akan disahkan oleh pertemuan tahunan Kongres Nasional Rakyat China.

China sebelumnya telah memberlakukan masa jabatan presiden selama dua periode sejak tahun 1990-an. Namun Xi Jinping memutus tradisi itu dengan tidak menghadirkan penerus potensial Kongres Partai Komunis bulan Oktober lalu.

Sebagai gantinya, ia mengkonsolidasikan kekuatan politiknya saat partai tersebut memilih untuk mengabadikan nama dan ideologi politiknya dalam konstitusi partai. Ini sama dengan menaikkan statusnya sama dengan pendiri China, Mao Zedong.

Pada akhir Februari lalu, partai tersebut mengusulkan untuk menghapus masa jabatan presiden dari konstitusi China. Jinping sendiri dijadwalkan turun dari jabatannya pada tahun 2023.

Pemungutan suara pada hari Minggu (11/3/2018) atas perubahan di Kongres Rakyat Nasional diperkirakan akan berlalu tanpa ada kesulitan seperti dikutip dari BBC.

Kongres tersebut, di atas kertas, adalah badan legislatif yang paling berkuasa di China - serupa dengan parlemen di negara lain. Tapi secara luas dilihat sebagai "lembaga stempel", yang akan menyetujui apa yang diperintahkan.

Meski begitu, keputusan tersebut bukan tanpa kontroversi. Kongres Rakyat Nasional tidak pernah memilih menentang Partai Komunis. Namun beberapa laporan menunjukkan sejumlah delegasi dari 2.980 utusan mungkin akan memilih abstein, sebuah bentuk protes yang sangat jelas.

Badan sensor di China telah memblokir diskusi seputar topik tersebut, termasuk gambar Winnie the Pooh. Para pengguna media sosial telah menggunakan karakter kartun itu untuk menggambarkan sosok Jinping.

Seorang kritikus pemerintah menulis sebuah surat terbuka yang menjelaskan usulan tersebut sebagai "lelucon", dalam sebuah pertentangan yang jarang terjadi dengan publik.

Mantan redaktur surat kabar Li Datong menulis bahwa penghapusan masa jabatan presiden dan wakil presiden akan menabur benih kekacauan. Pesan itu dikirimkan ke beberapa anggota kongres nasional.

"Saya tidak dapat menahannya lagi, saya sedang berdiskusi dengan teman-teman saya dan kami sangat marah, kami harus menyuarakan oposisi kami," katanya.

Media negara, bagaimanapun, telah menggambarkan perubahan sebagai reformasi yang sangat dibutuhkan.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dikritik oleh beberapa komentator karena tampaknya menyetujui pengangkatan Xi Jinping menjadi presiden seumur hidup.

"Presiden seumur hidup. Saya pikir itu bagus, mungkin kita harus mencobanya suatu hari," ujarnya.

Baca juga:
Trump: Presiden China Sekarang Seumur Hidup, Dia Hebat!
https://international.sindonews.com/read/1286767/42/trump-presiden-china-sekarang-seumur-hidup-dia-hebat-1520139756

Namun Trump kemudian membantah komentarnya tersebut dengan menyatakan bahwa pernyataannya telah dipelintir oleh sejumlah media.

Xi menjadi presiden pada tahun 2012, dan dengan cepat mengkonsolidasikan kekuatan pribadi sambil memperkuat China sebagai negara adidaya regional. Ia juga memerangi korupsi, menghukum lebih dari satu juta anggota partai - beberapa diantaranya adalah mereka yang telah membantu popularitasnya.

Pada saat yang sama, bagaimanapun, China telah membatasi banyak kebebasan yang muncul, meningkatkan program pengawasan dan penyensoran negara.
(ian)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
1 jam yang lalu
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
1 jam yang lalu
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
2 jam yang lalu
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
3 jam yang lalu
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
4 jam yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
5 jam yang lalu
Infografis
Xi Mingze: Jejak Senyap...
Xi Mingze: Jejak Senyap Putri Tunggal Presiden China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved