Liga Arab: Yerusalem Harus Jadi Ibu Kota Palestina

Jum'at, 09 Maret 2018 - 14:57 WIB
Liga Arab: Yerusalem...
Liga Arab: Yerusalem Harus Jadi Ibu Kota Palestina
A A A
KAIRO - Pertemuan menteri luar negeri negara-negara Arab menekankan bahwa Yerusalem harus menjadi ibu kota negara Palestina. Mereka juga mendukung rencana perdamaian yang dipresentasikan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Dewan Keamanan PBB.

Para menteri luar negeri negara-negara Arab juga mendukung seruan Abbas untuk sebuah konferensi perdamaian internasional pada pertengahan 2018 dengan tujuan utama keanggotaan penuh PBB untuk negara Palestina dan kerangka waktu untuk sebuah solusi dua negara.

Rencana tersebut meminta pengakuan bersama oleh negara-negara Israel dan Palestina berdasarkan perbatasan tahun 1967. Selain itu rencana itu termasuk pembentukan "mekanisme multilateral internasional" untuk membantu kedua pihak dalam menyelesaikan semua masalah status akhir dan menerapkannya dalam kerangka waktu yang ditetapkan.

Pertemuan Kairo dihadiri oleh menteri luar negeri untuk negara-negara anggota Liga Arab.

"Liga Arab telah memutuskan untuk melawan konsekuensi negatif dari keputusan berbahaya dan ilegal Amerika untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem dan mengakui kota yang diduduki tersebut sebagai ibukota Israel," kata pemimpin Liga Arab Ahmed Abul Gheit di sebuah konferensi pers seperti dikutip dari Asharq al-Aqwsat, Jumat (9/3/2018).

Pernyataan Trump mematahkan kebijakan Amerika Serikat (AS) selama puluhan tahun dan membalikkan jaminan internasional yang telah berlangsung lama bahwa nasib kota itu akan ditentukan dalam negosiasi.

Sebagian besar negara di seluruh dunia belum mengakui aneksasi Israel terhadap Yerusalem Timur pada 1967. Dalam konsensus internasional yang sudah berlangsung lama, nasib kota harus ditentukan dalam negosiasi.

Status Jerusalem adalah inti dari konflik Israel-Palestina selama beberapa dekade dan pengumuman 6 Desember Trump secara luas dianggap memihak Israel. Hal ini juga menimbulkan kekhawatiran akan pertumpahan darah lebih banyak karena krisis masa lalu di Yerusalem telah memicu kekerasan.

Israel telah mempertimbangkan Yerusalem sebagai ibukotanya sejak berdirinya negara tersebut pada tahun 1948 dan melihat kota ini sebagai Ibu Kota kuno orang-orang Yahudi. Orang-orang Palestina sama-sama mengklaim Yerusalem dan menginginkan bagian timur kota itu sebagai Ibu Kota negara masa depan mereka.

Washington berencana untuk meresmikan kedutaan AS di Yerusalem pada bulan Mei dan Trump mengumumkan awal pekan ini bahwa dia akan menghadiri acara tersebut secara langsung.

Baca juga:
AS Pindahkan Kedubesnya di Israel ke Yerusalem 14 Mei

Trump Berencana Hadiri Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Gaza Jadi Ujian...
Mengapa Gaza Jadi Ujian Persatuan bagi Liga Arab?
Liga Arab akan Gelar...
Liga Arab akan Gelar Pertemuan Darurat Bahas Situasi Yerusalem Timur
Palestina: Liga Arab...
Palestina: Liga Arab dan OKI Dibubarkan, Tak Akan Pernah Bertemu
Liga Arab Serukan Boikot...
Liga Arab Serukan Boikot Lebih Kuat pada Israel
Liga Arab Puji Laporan...
Liga Arab Puji Laporan PBB tentang Kriminalisasi Agresi Israel
Liga Arab: Seruan Netanyahu...
Liga Arab: Seruan Netanyahu soal Negara Palestina Didirikan di Arab Saudi Adalah Ilusi!
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
3 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
5 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
5 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
6 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 jam yang lalu
Infografis
Asal Usul Gaza Palestina,...
Asal Usul Gaza Palestina, Kota Penting Sejak Zaman Romawi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved