Korsel Tegaskan Tidak Akan Ringankan Sanksi Korut

Rabu, 07 Maret 2018 - 15:40 WIB
Korsel Tegaskan Tidak...
Korsel Tegaskan Tidak Akan Ringankan Sanksi Korut
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) menyatakan bahwa sanksi terhadap Korea Utara (Korut) tidak akan berkurang karena pertemuan tingkat tinggi di Pyongyang. Hal itu ditegaskan Presiden Korsel, Moon Jae-in.

Dalam pertemuan pertama dari jenisnya, pejabat Korsel yang bertemu dengan pemimpin Korut Kim Jong-un pada hari Senin mengatakan bahwa dia menyatakan kesediaannya untuk denuklirisasi semenanjung Korea jika keamanan negaranya terjamin.

Kepala delegasi Korsel,Chung Eui-yong mengatakan bahwa bulan depan Korut dan Korsel akan mengadakan pertemuan pertama antara para pemimpin mereka sejak 2007 di desa perbatasan Panmunjom.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyambut baik tawaran dialog Korut. Ia mengatakan Korut tampaknya sangat "tulus" dalam kesediaannya untuk menghentikan uji coba nuklir jika mengadakan perundingan denuklirisasi dengan AS.

"Melihat dari berita atau Twitter, saya yakin Presiden Trump menilai positif tentang hasil kunjungan ke Korea Utara oleh pejabat Korea Selatan," kata Moon pada pertemuan makan siang dengan pemimpin partai politik.

"Namun, karena ini baru permulaan, saya yakin kita belum berada dalam situasi dimana kita bisa optimis," imbuhnya seperti dilansir dari Reuters, Rabu (7/3/2018).

Moon menambahkan dia tidak memiliki rencana untuk meringankan sanksi terhadap Korut hanya untuk kepentingan sebuah pertemuan puncak dengan Pyongyang.

"Presiden mengatakan hanya karena pembicaraan sudah dimulai tidak berarti sanksi-sanksi akan mereda atau terangkat. Tidak akan ada 'hadiah' untuk Utara," kata Shin Yong-hyun dari partai oposisi Bareun Mirae mengatakan pada sebuah jumpa pers setelah makan siang.

Dalam keterangan yang dirilis oleh pihak istana kepresidenan Korsel, Moon mengatakan bahwa tujuan Korsel adalah denuklirisasi Korut.

"Kita tidak bisa memiliki hal-hal seperti pencegahan proliferasi nuklir atau moratorium sebagai tujuan akhir," tegas Moon.
(ian)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Berita Terkini
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
30 menit yang lalu
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 jam yang lalu
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
5 jam yang lalu
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
6 jam yang lalu
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
10 jam yang lalu
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
11 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved