AS: Korut Restui Pembunuhan Kim Jong-nam

Rabu, 07 Maret 2018 - 11:47 WIB
AS: Korut Restui Pembunuhan...
AS: Korut Restui Pembunuhan Kim Jong-nam
A A A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyatakan Korea Utara (Korut) menggunakan senjata kimia dalam membunuh Kim Jong-nam, saudara tiri Kim Jong-un. Penggunakan senjata kimia itu mendapat restu dari Pyongyang.

"AS mengutuk penggunaan senjata kimia untuk melakukan pembunuhan," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauert, dalam akun Twitternya seperti dikutip dari CBS News, Rabu (7/3/2018).

Tidak jelas mengapa pengumuman tersebut baru dirilis, terutama karena dalam memo tersebut Nauret mentweet, dikatakan bahwa AS telah membuat keputusan itu pada 22 Februari 2018. Padahal sebelumnya, Presiden Trump mengatakan bahwa dia "optimis" Korut akan menyerahkan senjata nuklirnya.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa pihaknya memberlakukan sanksi berdasarkan Perjanjian tentang Kontrol dan Pelarangan Senjata Kimia dan Biologis dalam perang tahun 1991. Keputusan itu dilakukan oleh biro keamanan dan nonproliferasi departemen internasional tersebut. Keputusan ini berujung pada pembatasan terhadap bantuan luar negeri dan bantuan keuangan serta militer AS di mana Korut telah mendapatkan sanksi tersebut.

Kim Jong-nam meninggal tak lama setelah dia diserang pada 13 Februari 2017 oleh dua wanita di bandara internasional Kuala Lumpur. Pejabat Malaysia menemukan zat kimia VX di usapkan dari wajah dan mata Jong-nam.

Korut diyakini telah menyediakan peralatan dan teknologi pertahanan kimia ke Suriah dan Libya di masa lalu. Sebuah laporan yang akan datang oleh panel PBB yang memantau sanksi terhadap Korut mengatakan bahwa pada bulan Agustus 2016 negara Komunis itu memindahkan katup dan termometer khusus yang digunakan dalam program senjata kimia ke Suriah. Teknisi Korut terus beroperasi dengan senjata kimia dan fasilitas rudal di negara Timur Tengah yang dilanda perang tersebut, menurut rincian laporan yang diperoleh The Associated Press.

AS dan negara-negara Barat lainnya menuduh Suriah menggunakan senjata kimia terhadap daerah-daerah yang dikuasai pejuang di negara tersebut, yang disangkal oleh pemerintah Damaskus.

Korut membantah telah bekerja sama dengan Suriah mengenai senjata kimia. Dalam sebuah pernyataan yang diedarkan oleh misi diplomatiknya di PBB di New York, kementerian luar negeri Korut mengatakan bahwa tidak memiliki satu catatan untuk mengembangkan, memproduksi dan menimbun senjata kimia.
(ian)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
3 menit yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
16 menit yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
34 menit yang lalu
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
2 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
4 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved