Maladewa Bantah Kerjasama dengan Korut

Kamis, 01 Maret 2018 - 20:43 WIB
Maladewa Bantah Kerjasama...
Maladewa Bantah Kerjasama dengan Korut
A A A
MALE - Maladewa membantah bahwa kapal berbendera Maladewa digunakan untuk memindahkan barang secara ilegal dari sebuah kapal tanker berbendera Korea Utara (Korut), yang merupakan tindakan yang bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB.

Kabar adanya kapal Maladewa yang memindahkan barang secara ilegal dari sebuah kapal tanker berbendera pertama kali disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Jepang.

Tokyo menuturkan, kapal 'Chon Ma San', yang turut masuk dalam sanksi Amerika Serikat (AS), ditemukan oleh sebuah pesawat pengintai sedang bersebelahan dengan kapal tanker berbendera Maladewa, 'Xin Yuan 18' sekitar 250 km timur Shanghai pada hari Sabtu.

Pemerintah Maladewa kemudian menyatakan bahwa kapal 'Xin Yuan 18' bukanlah kapal yang berasal dari Maladewa, dan mengecam keras penggunanaan bendera Maladewa untuk tindakan-tindakan ilegal.

"Kapal "Xin Yuan 18' bukan berasal dari Maladewa. Tidak ada kapal seperti itu yang terdaftar di negara ini," kata pemerintah Maladewa dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Kamis (1/3).

"Kami mengutuk penggunaan bendera nasional Maladewa dengan cara yang sedemikian rupa, sehingga merusak reputasi dan reputasi bangsa kami," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Akhir Tahun Seru! Nikmati...
Akhir Tahun Seru! Nikmati Pesona Lautan Biru Maladewa untuk Liburan Impian
Slow Travel Naik Daun...
Slow Travel Naik Daun di Asia Pasifik, Resor Kian Diminati
Mantan Presiden Maladewa...
Mantan Presiden Maladewa Terluka Terkena Ledakan Bom
Kasus Corona di Asia...
Kasus Corona di Asia Selatan Capai 22.000, Maladewa Lockdown Ibu Kota
7 Negara dengan Pantai...
7 Negara dengan Pantai Terindah di Dunia, Ada Indonesia?
Maladewa dan Mauritania,...
Maladewa dan Mauritania, Negara 100 Persen Islam
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
1 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
2 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
3 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
4 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
6 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved