Korut Tegaskan Sanksi AS Hanyalah Angin Lalu
Rabu, 28 Februari 2018 - 14:11 WIB
Korut Tegaskan Sanksi AS Hanyalah Angin Lalu
A
A
A
JENEWA - Korea Utara (Korut) menyatakan bahwa sanksi demi sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) terhadap mereka tidak akan pernah berhasil, termasuk sanksi terbaru yang disebut-sebut sebagai sanksi terbesar yang pernah dijatuhkan AS terhadap sebuah negara.
Duta Besar Korut PBB di Jenewa, Han Tae Song menyatakan, pihaknya menolak dan mengecam sanksi yang dijatuhkan oleh AS. Meski kesal, Han menyatakan sanksi terbaru tidak akan terlalu berdampak pada Korut.
"AS harus mengetahui bahwa sanksi dan tekanan tidak akan pernah mengancam (Korut) dan tidak pernah bekerja," kata Han saat berbicara di Konferensi Perlucutan Senjata, seperti dilansir Channel News Asia pada Rabu (28/2).
Han kemudian menyatakan bahwa Pyongyang sudah menunjukan iktikad baik untuk memperbaiki situasi di Semenanjung Korea, namun AS selalu mengabaikannya. Diplomat Korut itu menyebut, jika AS ingin bermain kasar, maka Korut siap untuk merespon dengan cara yang sama.
"Jika AS mengabaikan usaha tulus kami untuk memperbaiki hubungan antar-Korea, tapi lebih memilih provokasi dan konfrontasi, DPRK pasti akan menanggapi," kata Han, menggunakan nama resmi dari Korut.
Duta Besar Korut PBB di Jenewa, Han Tae Song menyatakan, pihaknya menolak dan mengecam sanksi yang dijatuhkan oleh AS. Meski kesal, Han menyatakan sanksi terbaru tidak akan terlalu berdampak pada Korut.
"AS harus mengetahui bahwa sanksi dan tekanan tidak akan pernah mengancam (Korut) dan tidak pernah bekerja," kata Han saat berbicara di Konferensi Perlucutan Senjata, seperti dilansir Channel News Asia pada Rabu (28/2).
Han kemudian menyatakan bahwa Pyongyang sudah menunjukan iktikad baik untuk memperbaiki situasi di Semenanjung Korea, namun AS selalu mengabaikannya. Diplomat Korut itu menyebut, jika AS ingin bermain kasar, maka Korut siap untuk merespon dengan cara yang sama.
"Jika AS mengabaikan usaha tulus kami untuk memperbaiki hubungan antar-Korea, tapi lebih memilih provokasi dan konfrontasi, DPRK pasti akan menanggapi," kata Han, menggunakan nama resmi dari Korut.
(esn)