AS Pindahkan Kedubes ke Yerusalem Bulan Mei, Hamas: Agresi Baru

Minggu, 25 Februari 2018 - 16:21 WIB
AS Pindahkan Kedubes...
AS Pindahkan Kedubes ke Yerusalem Bulan Mei, Hamas: Agresi Baru
A A A
YERUSALEM - Kelompok bersenjata Palestina Hamas angkat suara terkait pengumuman Amerika Serikat (AS) yang menyatakan akan memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem bulan Mei mendatang. Hamas menyebut rencana tersebut sebagai agresi baru dan provokasi.

"Memindahkan kedutaan AS ke Yerusalem merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan bertentangan dengan konvensi internasional," kata Juru Bicara Hamas Abdul-Latif al-Qanou dalam sebuah pernyataan.

"Ini tidak akan melegalkan pendudukan Zionis atas tanah kita atau mengubah realitas dan identitas Yerusalem," imbuhnya seperti dikutip dari RT, Minggu (25/2/2018).

Kedubes tersebut akan dibuka pada bulan Mei, yang bertepatan dengan ulang tahun ke-70 Nakba ('malapetaka'), sebutan warga Palestina untuk eksodus massal orang-orang Arab dari rumah mereka sebelum negara Israel diumumkan pada tahun 1948.

Qanou mengatakan bahwa Hamas melihat ini sebagai kelalaian yang ditakuti warga Palestina dan agresi baru atas hak dan tempat suci Palestina.

"Ini adalah provokasi yang jelas dari perasaan negara-negara Islam dan Arab," tambahnya.

Sentimen tersebut juga digemakan juru bicara pemerintah Palestina Yousef al-Mahmoud. Ia mengatakan bahwa hal itu merupakan pelanggaran yang jelas dan eksplisit terhadap resolusi PBB dan semua undang-undang kemanusiaan dan internasional.

Departemen Luar Negeri AS mengumumkan langkah tersebut pada hari Jumat, menjelaskan pembukaan tersebut bertepatan dengan ulang tahun Israel yang ke 70. Pengumuman tersebut menyusul keputusan Presiden Trump pada akhir bulan Desember untuk memutuskan tradisi AS dengan janji memindahkan kedutaan dari lokasi saat ini di Tel Aviv ke Yerusalem.

Baca juga:
AS Pindahkan Kedubesnya di Israel ke Yerusalem 14 Mei


Israel mencaplok Jerusalem Timur pada tahun 1967 dan Palestina menganggapnya sebagai Ibu Kota negara masa depannya.

Kedubes AS di Yerusalem akan berlokasi di sebuah gedung di Arnona, di mana AS saat ini memiliki Konsulat. Dikatakan pada akhir tahun 2019, AS bermaksud untuk membuka kedutaan baru di dalam kompleks Arnona dan kemudian akan mencari tempat kedutaan permanen.
(ian)
Berita Terkait
Massa Aksi Solidaritas...
Massa Aksi Solidaritas Palestina Segel Kedubes Amerika Serikat
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Apa Hubungan Amerika...
Apa Hubungan Amerika Serikat dengan Israel?
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Profil Angelina Jolie,...
Profil Angelina Jolie, Artis Amerika Serikat yang Mendukung Palestina
Paul Findley: Amerika...
Paul Findley: Amerika Serikat adalah Dermawan Israel
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
39 menit yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
1 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
2 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
3 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved