Tegang, Jet-jet Tempur China Dekati Wilayah India

Jum'at, 23 Februari 2018 - 06:12 WIB
Tegang, Jet-jet Tempur...
Tegang, Jet-jet Tempur China Dekati Wilayah India
A A A
BEIJING - Angkatan Udara China telah mengerahkan sejumlah pesawat jet tempur ke wilayah perbatasan yang dekat dengan India. Aksi pamer kekuatan udara itu terjadi saat ketegangan kedua negara sedang meningkat.

Beberapa jet tempur J-10 dan J-11 China pada Selasa pekan lalu terdeteksi bermanuver di wilayah China barat yang dekat dengan wilayah India. Militer Beijing melalui website Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) mengonfirmasi latihan jet-jet tempur dalam sebuah artikel dan foto.

India juga terlihat menyiagakan banyak pesawat tempur Su-30 MKI di dua pangkalan udara dekat Doklam—wilayah perbatasan dekat China.

Manuver jet-jet tempur China itu dianggap para pakar sebagai persiapan konfrontasi dengan India.

Song Zhongping, mantan instruktur untuk Korps Artileri Kedua PLA, mengatakan bahwa pengerahan J-10 dan j-11 China adalah sebuah tanda bahwa Beijing mencoba untuk meningkatkan pertahanannya di wilayah tersebut untuk menghadapi ancaman dari India.

J-11 memiliki jarak tempuh 1.500 km, yang dapat diperpanjang dengan tangki bahan bakar tambahan. Sedangkan jet tempur J-10 memiliki jarak tempuh 1.850km.

Upgrade di Western Theatre Command sangat mendesak karena di wilayah barat China, hubungan dengan India telah tegang karena masalah perbatasan, dan tanpa ada resolusi yang terlihat,” kata Song.

”India sudah siap, jadi perlu bagi China untuk mempersiapkan kemungkinan konfrontasi militer,” katanya, seperti dikutip South China Morning Post, Jumat (23/2/2018). ”Dan di daerah pegunungan ini, superioritas di udara sangat penting.”

Zona barat PLA meliputi Tibet, Sichuan, Gansu, Ningxia, Qinghai, Xinjiang dan Chongqing.

China pernah marah ketika Perdana Menteri India Narendra Modi melakukan ke wilayah perbatasan yang disengketakan kedua negara.

Adam Ni, seorang peneliti militer dari Australian National University, mengatakan bahwa pangkalan udara barat China terletak di dataran tinggi dengan kabut rendah, sehingga menjadi lingkungan yang sulit bagi angkatan udara untuk beroperasi.

”Penyebaran jet baru-baru ini adalah bagian dari upaya terpadu untuk memperbaiki kekuatan udara China, yang pada awalnya merugikan India karena pemandangan alamnya,” katanya.

”Namun, kerugian ini diimbangi oleh keuntungan kuantitatif dan kualitatif yang dapat dikhawatirkan oleh angkatan udara China dalam konflik yang berkepanjangan,” ujarnya.

Ni menambahkan bahwa China mencoba membangun superioritasnya itu dengan mengembangkan dan menerapkan jet tempur canggih serta memperbaiki logistik, pangkalan dan teknologinya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengabaikan informasi pengerahan jet-jet tempur Beijing ke dekat wilayah India. ”Saya tidak mengetahui informasi yang Anda sebutkan, saya bisa merujuk Anda ke militer,” katanya dalam sebuah pernyataan.

”Kami berharap pihak India dapat bekerja sama dengan China untuk menegakkan perdamaian dan ketenangan daerah perbatasan karena ini kepentingan bersama kedua belah pihak,” lanjut dia.
(mas)
Berita Terkait
India Kembalikan Tentara...
India Kembalikan Tentara China yang Melintasi Perbatasan Himalaya
Pasukan India dan China...
Pasukan India dan China Bentrok di Perbatasan Pegunungan Arunachal Pradesh
Tingkatkan Kekuatan...
Tingkatkan Kekuatan Tentaranya, China Kirim Pelatih Bela Diri ke Perbatasan
Pasca Bentrok dengan...
Pasca Bentrok dengan India, China Bawa Mesin ke Gunung Himalaya
Tensi Belum Turun, China...
Tensi Belum Turun, China Sudah Berani Mengklaim Lembah Galwan
India: Sekitar 40 Tentara...
India: Sekitar 40 Tentara China Tewas Dalam Bentrokan di Perbatasan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
2 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
3 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
4 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
6 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
7 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved