Emir Qatar: Blokade oleh Arab Saudi Cs Sia-sia

Sabtu, 17 Februari 2018 - 15:15 WIB
Emir Qatar: Blokade...
Emir Qatar: Blokade oleh Arab Saudi Cs Sia-sia
A A A
MUNICH - Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, mengatakan blokade yang dilakukan Arab Saudi dan negara-negara Arab lain terhadap Doha adalah pekerjaan sia-sia. Dia memperingatkan bahwa krisis antar-negara Teluk telah merongrong keamanan dan prospek ekonomi di kawasan tersebut.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada 5 Juni 2017 dan memberlakukan embargo darat, laut dan udara. Qatar dimusuhi atas tuduhan mendukung terorisme. Namun, Doha telah berulang kali membantah tuduhan tersebut.

”Ini adalah krisis yang sia-sia, diproduksi oleh tetangga kami,” Sheikh Tamim dalam sebuah konferensi keamanan yang diadakan di Jerman pada hari Jumat.

”Dengan meredakan dampak tindakan ilegal dan agresif yang diberlakukan pada rakyat kami, Qatar telah mempertahankan kedaulatannya,” ujarnya.

”Para aktor agresif tersebut ingin menggunakan negara-negara yang lebih kecil sebagai pion dalam permainan kekuasaan dan konflik sektarian mereka,” sambung Sheikh Tamim, yang dilansir Al Jazeera, Sabtu (17/2/2018).

Terlepas dari tindakan permusuhan dari negara-negara tetangga, Qatar telah mengembangkan jalur perdagangan internasional baru dan mempercepat keragaman ekonomi.

Pada 22 Juni 2017, kuartet Arab tersebut mengeluarkan 13 butir daftar tuntutan, termasuk penutupan jaringan media Qatar Al Jazeera, membatasi hubungan dengan Iran dan mengusir tentara Turki yang ditempatkan di negara tersebut sebagai prasyarat untuk mencabut blokade.

Qatar menolak semua tuntutan tersebut dan mencela kuartet Arab sebagai upaya untuk melanggar kedaulatan Doha.

”Sangat penting bagi kepentingan rakyat Timur Tengah untuk menjamin kedaulatan negara seperti Qatar,” imbuh Sheikh Tamim dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Munich.

Dia menegaskan bahwa Doha bertekad mempertahankan kedaulatan dan mengambil keputusan independen yang memastikan pengembangan pembangunan termasuk menjamin kebebasan media untuk berbicara.”Negara-negara pemblokir menuntut agar kami menyerah,” katanya.

Sheikh Tamim menyerukan penyelesaian keamanan komprehensif di Timur Tengah, dengan mengatakan bahwa wilayah tersebut harus diselamatkan dari ambang bencana.

”Saya percaya inilah saatnya keamanan regional yang lebih luas di Timur Tengah agar semua negara di kawasan ini melupakan masa lalu dan menyetujui prinsip-prinsip keamanan dasar dan peraturan pemerintahan,” katanya.

Menurutnya, model pemerintahan masa depan untuk kawasan tersebut harus berbasis pada Uni Eropa.

Sebelumnya pada hari Jumat, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan sebuah kekacauan di Timur Tengah.

”Timur Tengah (memiliki) sejumlah patahan yang berbeda yang saling silang dan saling berhubungan,” kata Guterres dalam pidatonya pada konferensi tersebut, yang menunjukkan adanya ketegangan antara Israel dan Palestina, Sunni dan Syiah dan krisis Teluk.
(mas)
Berita Terkait
Arab Saudi Buka Lagi...
Arab Saudi Buka Lagi Kedubes di Qatar dalam Beberapa Hari
Arab Saudi, UEA, Bahrain,...
Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir Cabut Blokade Qatar Hari Ini
Qatar Jadi Negara Terkaya...
Qatar Jadi Negara Terkaya Nomor 1 di Dunia Arab, Kalahkan Arab Saudi
Arab Saudi, UEA, Bahrain,...
Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir Tidak Mengutuk Pembunuhan Ismail Haniyeh
Kepala Mossad: Israel...
Kepala Mossad: Israel dan Saudi Jaga Hubungan Damai Tak Resmi
PM Pakistan: Kami Ditekan...
PM Pakistan: Kami Ditekan Negara Sahabat untuk Akui Negara Israel
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
51 menit yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
1 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
3 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
4 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
6 jam yang lalu
Infografis
6 Negara Arab Paling...
6 Negara Arab Paling Terjangkau, Nomor Satu Negara Paling Aman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved