China Sangkal 30.000 Tentaranya Dekati Korut untuk Persiapan Perang

Rabu, 07 Februari 2018 - 04:49 WIB
China Sangkal 30.000...
China Sangkal 30.000 Tentaranya Dekati Korut untuk Persiapan Perang
A A A
BEIJING - Kementerian Pertahanan China menyangkal pengerahan sekitar 30.000 tentaranya ke dekat Korea Utara (Korut) sebagai persiapan jika perang pecah. Beijing juga membantah penempatan sistem pertahanan rudal di dekat wilayah sekutunya tersebut.

Bantahan dari kementerian itu sebagai jawaban atas laporan media Korea Selatan, Chosun Ilbo yang dirilis hari Senin.

“Laporan media semacam itu tidak benar,” kata kantor informasi Kementerian Pertahanan China dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.

Surat kabar Korea Selatan dalam laporannya pada hari Senin menyatakan sekitar 30.000 pasukan dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) telah dipindahkan ke perbatasan China-Korut untuk mempersiapkan diri jika perang pecah. Laporan tersebut juga menyebut baterai sistem pertahanan rudal sedang diaktifkan di dekat waduk Apnok dan Duman di Korut.

Laporan Chosun Ilbo itu bersumber dari informasi yang dikumpulkan seorang sumber senior yang bekerja untuk Korut atau Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) selama perjalanannya ke China. Sumber tersebut mengatakan bahwa penempatan pasukan dan sistem rudal China dimulai pada akhir tahun 2017.

”Pasukan China di daerah perbatasan dapat terseret jika (pasukan) Korut merobek-robek tepi waduk atau mereka dihancurkan oleh rudal atau serangan udara,” tulis Chosun Ilbo. Beijing memastikan relokasi pasukan dan aset militernya ke dekat Korut tidak pernah terjadi.

Namun, pada tanggal 12 Januari, PLA Daily menerbitkan sebuah editorial yang memperingatkan bahwa “perang tidak jauh dari kita”.

”Situasi regional di sekitar China rumit dan tidak stabil, dan bahaya bersembunyi di bawah kedamaian. China tidak mampu mengatasi kegagalan militer, jadi kita harus sepenuhnya sadar akan potensi krisis dan bersiap menghadapi peperangan setiap saat,” tulis surat kabar utama militer China itu yang dilansir Global Times.

The Daily NK, sebuah kantor berita yang berbasis di Seoul, juga melaporkan pada tanggal 3 Januari bahwa pada akhir Desember, puluhan truk militer telah ditemukan sedang dalam perjalanan ke perbatasan Korut.

Laporan tersebut mengggambarkan reaksi warga sipil terpukau oleh besarnya konvoi yang melewati Provinsi Yanji menuju ke perbatasan Korut. Namun, perjalanan itu dilakukan pada malam hari untuk menghindari perhatian.

”Ada banyak truk yang menyebabkan kemacetan di jalan. Tidak pernah ada situasi seperti ini sebelumnya di mana begitu banyak truk hadir di daerah Yanji, dekat perbatasan,” tulis Daily NK mengutip seorang sumber.
(mas)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Selatan Desak...
Korea Selatan Desak China Bantu 'Jinakkan' Korea Utara
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
6 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
8 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
9 jam yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
11 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
11 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
13 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved