Datangi Pembukaan Olimpiade, Wapres AS Mungkin Akan Temui Delegasi Korut
Selasa, 06 Februari 2018 - 18:12 WIB
Datangi Pembukaan Olimpiade, Wapres AS Mungkin Akan Temui Delegasi Korut
A
A
A
WASHINGTON - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Mike Pence menyatakan tidak menutup kemungkinan akan melakukan pertemuan dengan delegasi Korea Utara (Korut) di sela-sela pembukaan Olimpiade Musim Dingin PyeongChang, Korea Selatan (Korsel).
Pence akan memimpin degelasi AS dalam ajang perlombaan yang diikuti oleh lebih dari 50 negara tersebut. Sedangkan delegasi Korut diketahui akan dipimpin oleh Presiden Presidiumdari Majelis Rakyat Tertinggi Korut, Kim Yong Nam.
"Namun, sekali saya sampaikan, Korut harus sekali dan untuk selamanya meninggalkan program senjata nuklir dan ambisi rudal balistiknya," kata Pence, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (6/2).
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson menyatakan pihaknya masih akan melihat perkembangan situasi terlebih dahulu, sebelum akhirnya memutuskan apakah mungkin diadakannya pertemuan antara Pence dan Yong Nam.
"Sehubungan dengan perjalanan Wakil Presiden ke Olimpiade dan apakah akan ada kesempatan untuk melakukan pertemuan dengan Korut, saya pikir kita akan melihat saja, kita harus melihat apa yang terjadi," sambungnya.
Sebelum bertolak ke Korsel, Pence diketahui terlebih dahulu melakukan kunjungan ke Jepang. Di Tokyo dia akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, dan membahas keamanan dan stabilitas di Semenanjung Korea.
Menurut Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, Abe dan Pence diperkirakan akan membahas ancaman nuklir dan rudal Korut, serta isu-isu regional dan internasional lainnya.
Pence akan memimpin degelasi AS dalam ajang perlombaan yang diikuti oleh lebih dari 50 negara tersebut. Sedangkan delegasi Korut diketahui akan dipimpin oleh Presiden Presidiumdari Majelis Rakyat Tertinggi Korut, Kim Yong Nam.
"Namun, sekali saya sampaikan, Korut harus sekali dan untuk selamanya meninggalkan program senjata nuklir dan ambisi rudal balistiknya," kata Pence, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (6/2).
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson menyatakan pihaknya masih akan melihat perkembangan situasi terlebih dahulu, sebelum akhirnya memutuskan apakah mungkin diadakannya pertemuan antara Pence dan Yong Nam.
"Sehubungan dengan perjalanan Wakil Presiden ke Olimpiade dan apakah akan ada kesempatan untuk melakukan pertemuan dengan Korut, saya pikir kita akan melihat saja, kita harus melihat apa yang terjadi," sambungnya.
Sebelum bertolak ke Korsel, Pence diketahui terlebih dahulu melakukan kunjungan ke Jepang. Di Tokyo dia akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, dan membahas keamanan dan stabilitas di Semenanjung Korea.
Menurut Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, Abe dan Pence diperkirakan akan membahas ancaman nuklir dan rudal Korut, serta isu-isu regional dan internasional lainnya.
(esn)