Iran Larang Pelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar

Senin, 08 Januari 2018 - 05:19 WIB
Iran Larang Pelajaran...
Iran Larang Pelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar
A A A
TEHERAN - Seorang pejabat pendidikan senior mengatakan Iran melarang pengajaran bahasa Inggris di Sekolah Dasar (SD). Larangan ini diberlakukan setelah para pemimpin Islam memperingatkan bahwa pembelajaran bahasa tersebut awal membuka jalan menuju invasi budaya Barat.

"Mengajar bahasa Inggris di sekolah dasar pemerintah dan nonpemerintah dalam kurikulum resmi bertentangan dengan undang-undang dan peraturan," kata kepala Dewan Pendidikan Tinggi yang dikelola negara, Mehdi Navid-Adham, kepada televisi pemerintah.

"Ini karena anggapannya adalah bahwa, dalam pendidikan dasar, dasar bagi budaya pelajar Iran diletakkan," jelas Navid-Adham, menambahkan bahwa kelas bahasa nonklasik juga mungkin dilarang seperti dikutip dari New York Times, Senin (8/1/2017).

Pelajaran bahasa Inggris biasanya dimulai di sekolah menengah di Iran, sekitar usia 12 sampai 14. Namun beberapa sekolah dasar di bawah usia tersebut juga memiliki kelas bahasa Inggris.

Beberapa anak juga menghadiri sekolah bahasa swasta setelah hari sekolah mereka. Dan banyak anak dari keluarga yang lebih istimewa yang menghadiri sekolah nonpemerintah menerima uang sekolah bahasa Inggris dari tempat penitipan anak sampai sekolah menengah atas.

Pemimpin Islam Iran sering memperingatkan tentang bahaya "invasi budaya," dan pemimpin tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, menyuarakan kemarahan pada tahun 2016 atas pengajaran bahasa Inggris yang menyebar ke sekolah dasar.

"Itu tidak berarti penolakan untuk belajar bahasa asing, tapi (ini adalah) promosi budaya asing di negara ini dan di antara anak-anak, orang dewasa muda dan pemuda," kata Khamenei, yang memiliki keputusan akhir dalam semua masalah negara, mengatakan dalam pidato tersebut kepada para guru

"Pemikir Barat berkali-kali mengatakan bahwa alih-alih ekspansionisme kolonialis cara terbaik dan paling murah adalah menanamkan pemikiran dan budaya kepada generasi muda negara," kata Ayatollah Khamenei, menurut teks pidato tersebut yang diposting di situs kantornya.

Meskipun tidak ada pengumuman yang menyatakan larangan tersebut terkait dengan demonstrasi baru-baru ini terhadap pemimpin Islam Iran dan pemerintahan, Pengawal Revolusi Iran telah menyalahkan musuh asing karena mengobarkan kerusuhan tersebut.

Pejabat Iran mengatakan setidaknya 21 orang tewas dan lebih dari 1.000 orang ditangkap dalam demonstrasi yang menyebar ke lebih dari 80 kota dan pedesaan. Ribuan anak muda dan kelas pekerja Iran mengekspresikan kemarahan mereka pada korupsi, pengangguran dan kesenjangan yang mendalam antara orang kaya dan miskin

Sebuah video pengumuman larangan tersebut beredar luas di media sosial pada hari Minggu, dengan orang-orang Iran menyebutnya "penyaringan bahasa Inggris," dengan bercanda membandingkannya dengan pemblokiran pemerintah atas aplikasi telegram yang populer selama demonstrasi tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
54 menit yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
2 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved