Korut Buka Hotline dengan Korsel usai Diledek Trump

Rabu, 03 Januari 2018 - 15:54 WIB
Korut Buka Hotline dengan...
Korut Buka Hotline dengan Korsel usai Diledek Trump
A A A
SEOUL - Pemerintah Korea Utara (Korut) mengumumkan bahwa mereka akan membuka kembali hotline perbatasan yang telah ditutup dengan Korea Selatan (Korsel) pada hari Rabu (3/1/2018).

Pengumuman ini muncul beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meledek pemimpin Korut Kim Jong-un dengan mengatakan bahwa dia memiliki tombol nuklir yang lebih besar dan lebih kuat daripada yang dimiliki diktator muda Pyongyang tersebut.

Pengumuman pemerintah Korut yang tidak terjadwal itu dibacakan di stasiun televisi pemerintah. Pengumuman disampaikan sehari setelah Seoul mengusulkan perundingan tingkat tinggi di tengah ketegangan terkait program rudal dan nuklir Korut.

Keputusan Korut untuk membuka hotline atau saluran komunikasi dengan Korsel ini sejatinya untuk menjalankan perintah Kim Jong-un yang disampaikan dalam pidato Tahun Baru beberapa hari lalu. Dalam pidatonya, Kim mengatakan bahwa dia terbuka untuk berbicara dengan Seoul dan akan mempertimbangkan untuk mengirim delegasi ke Olimpiade Musim Dingin yang akan digelar di Pyeongchang pada bulan Februari.

Baca: Ledek Kim Jong-un, Trump: Tombol Nuklir Saya Lebih Besar!

Seorang pejabat AS mengatakan Washington tidak akan terlibat dalam pembicaraan antara Korut dan Korsel jika perundingan itu tidak berkontribusi untuk denuklirisasi Korea Utara. Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan Korut mungkin mencoba mengendalikan situasi.

Kim Jong-un telah memberikan perintah untuk membuka kembali hotline perbatasan dengan Korea Selatan di sebuah desa di Panmunjom—lokasi kesepakatan gencatan senjata—pada pukul 06.30 GMT pada hari Rabu. Perintah itu dikonfirmasi pejabat Korea Utara, Ri Son Gwon.

Beberapa jam sebelumnya, Presiden Trump meledek Kim Jong-un di Twitter.”Akankah (mampu) seseorang dari rezimnya yang kekuarangan dan kelaparan makanan, tolong beritahu dia bahwa saya juga memiliki tombol nuklir, tapi ini lebih besar dan lebih kuat daripada yang dia miliki, dan tombol nuklir saya bekerja!,” tulis Trump via akun @realDonaldTrump.

Ejeken pemimpin AS itu sejatinya sebagai balasan setelah Kim Jong-un mengklaim tombol nuklir Korut selalu tersedia di mejanya.

“Seluruh Amerika Serikat berada dalam jangkauan senjata nuklir kami, dan sebuah tombol nuklir selalu ada di meja saya,” kata Kim.

”Ini adalah kenyataan, bukan ancaman,” lanjut Kim. ”Senjata ini hanya akan digunakan jika keamanan kami terancam.”

Diktator muda Korut juga memerintahkan militernya untuk memproduksi senjata nuklir secara massal.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
38 menit yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
1 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
1 jam yang lalu
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
1 jam yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
3 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved