Jika Perang dengan AS, Tentara Korut akan Tempur seperti Harimau

Rabu, 03 Januari 2018 - 09:14 WIB
Jika Perang dengan AS,...
Jika Perang dengan AS, Tentara Korut akan Tempur seperti Harimau
A A A
WASHINGTON - Para ahli pertahanan memperingatkan Amerika Serikat (AS) untuk tidak meremehkan kekuatan militer Korea Utara (Korut). Salah satu pakar mengatakan, tentara Pyongyang akan bertempur seperti harimau di medan perang jika konflik dengan Washington benar-benar pecah.

Mengutip laporan USA Today, perkiraan militer Korea Selatan menyatakan bahwa kekuatan militer Korut saat ini termasuk terbesar keempat di dunia. Negara komunis itu memiliki sekitar 1,2 juta tentara, 4.300 tank, 2.500 kendaraan pengakut personel lapis baja, 11.000 artileri anti-pesawat terbang, 14.000 artileri dan peluncur roket dan diyakini memiliki 2.500 ton senjata kimia.

Richard Fisher, seorang ahli senior di International Assessment and Strategy Center di AS mengatakan bahwa negara “nakal” tersebut tidak boleh diremehkan.

”Kita harus menilai bahwa setidaknya untuk periode singkat tentara Korea Utara akan bertempur seperti harimau dengan apa yang ada di medan perang mereka, akan menjadi senjata yang sangat efektif,” katanya.

Seorang pensiunan kolonel operasi khusus untuk Angkatan Darat AS, David Maxwell, mengatakan bahwa tentara Korea Utara dilatih untuk berperang sampai mati. Mereka diketahui dilatih untuk membunuh satu sama lain untuk menghindari penangkapan oleh musuh.

”Perlawanan yang akan terjadi di Korea Utara akan membuat Irak dan Afghanistan pucat jika dibandingkan,” kata Maxwell kepada USA Today, yang dikutip Rabu (3/1/2018).

Kendati demikian, AS untuk saat ini berada dalam posisi yang kuat untuk mempertahankan diri jika perang pecah. Kekuatan militer Washington masih berada di urutan nomor satu di Indeks Kekuatan Global.

AS memiliki bom nuklir B83—yang 80 kali lebih kuat daripada bom yang dijatuhkan di Hiroshima selama Perang Dunia II—, bom nuklir B16 -12 (yang sangat akurat), dan rudal Trident II (D5) yakni rudal balistik yang paling andal di antara rudal LGM-30 Minuteman yang bisa mencapai target sejauh 9.650km.

Tidak diragukan lagi, perang antara dua negara bersenjata berat tersebut akan menyebabkan jutaan kematian. Situasi pun semakin genting setelah penasehat keamanan nasional Trump, H.R. McMaster mengatakan bahwa waktu untuk menghindari konflik sudah habis.

Tak mau kalah, pemimpin Korut Kim Jong-un dalam pidato hari pertama Tahun Baru 2018 memperingatkan bahwa dia memiliki tombol peluncur nuklir di mejanya. “Seluruh Amerika Serikat berada dalam jangkauan senjata nuklir kami,” katanya. ”Ini kenyataan, bukan ancaman.”
(mas)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
1 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
3 jam yang lalu
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
4 jam yang lalu
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
5 jam yang lalu
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
5 jam yang lalu
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
6 jam yang lalu
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved