Penipu di Thailand Dijatuhi Hukuman 13.275 Tahun Penjara

Sabtu, 30 Desember 2017 - 15:25 WIB
Penipu di Thailand Dijatuhi...
Penipu di Thailand Dijatuhi Hukuman 13.275 Tahun Penjara
A A A
BANGKOK - Hukuman penjara belasan atau puluhan tahun untuk seorang penipu mungkin telah sering kita dengar. Namun apa yang terjadi di Thailand mungkin akan membuat kita sedikit mengernyitkan dahi.

Sebuah pengadilan di Thailand menghukum seorang penipu lebih dari 13 ribu tahun penjara.

Dikutip dari BBC, Sabtu (30/12/2017), Pudit Kittithradilok (34) mengaku menjalankan skema Ponzi dimana dia menjanjikan keuntungan finansial yang tinggi secara artifisial. Sekitar 40 ribu orang dibujuk untuk menuangkan lebih dari USD160 juta ke perusahaannya.

Pengadilan menemukan dia terlibat dalam pinjaman gelap dan sejumlah 2.653 tuduhan kecurangan. Berkat pengakuannya, hukumannya dikurangi dua kali menjadi 6.637 tahun dan enam bulan.

Dia juga tidak mungkin untuk menjalani hukuman lebih dari 20 tahun, karena hukum Thailand menetapkan masa maksimum 10 tahun untuk masing-masing dari dua kejahatan yang dituduhkan kepadanya.

Jaksa mengatakan kepada pengadilan bahwa Pudit menyelenggarakan seminar dimana peserta didorong untuk berinvestasi dalam apa yang ia katakan sebagai bisnis yang terkait antara lain dengan pengembangan properti, kecantikan, mobil bekas dan ekspor.

Menurut Bangkok Post, investor dijanjikan pengembalian yang berlimpah-limpah, ditambah insentif untuk menghadirkan anggota baru di dalam skema bisnisnya.

Seperti skema piramida lainnya, suntikan uang tunai baru ini kemudian akan digunakan untuk melunasi investor sebelumnya.

Pudit telah ditahan di Penjara Remand Bangkok sejak penangkapannya pada bulan Agustus, saat jaminan terhadapnya ditolak.

Pengadilan mendenda dua perusahaan miliknya setara dengan USD20 juta. Pudit dan perusahaan diperintahkan untuk membayar sekitar USD17 juta kepada 2.653 korban yang teridentifikasi, dengan bunga tahunan 7,5%.
(ian)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
1 jam yang lalu
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
2 jam yang lalu
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
3 jam yang lalu
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
4 jam yang lalu
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
6 jam yang lalu
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved