Kalah Voting soal Yerusalem, AS Potong Bantuan PBB Rp3,8 Triliun

Senin, 25 Desember 2017 - 16:47 WIB
Kalah Voting soal Yerusalem,...
Kalah Voting soal Yerusalem, AS Potong Bantuan PBB Rp3,8 Triliun
A A A
NEW YORK - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB Nikki Haley mengumumkan keputusan pemerintah Presiden Donald Trump yang memotong dana bantuan untuk badan dunia itu sebesar USD285 juta atau sekitar Rp3,8 triliun.

Keputusan Washington soal pemangkasan bantuan dana PBB periode anggaran 2018-2019 ini sebagai konsekuensi kekalahan AS dan Israel dalam voting soal resolusi terkait status Yerusalem di Majelis Umum PBB.

Seperti diketahui, 128 negara anggota PBB telah memilih mendukung resolusi pembatalan pengakuan sepihak Presiden Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Sebanyak sembilan negara—termasuk AS dan Israel—memilih menolak resolusi. Sedangkan 35 negara lainnya memilih abstain. Dengan perbadingan suara 128-9, pihak AS dan Israel kalah telak.

“Kami tidak akan lagi membiarkan kemurahan hati rakyat Amerika dimanfaatkan atau tetap tidak terkendali,” kata Haley saat mengumumkan pemotongan bantuan AS untuk PBB, seperti dikutip Fox News, Senin (25/12/2017).

”Meskipun kami senang dengan hasil perundingan anggaran tahun ini, Anda dapat memastikan bahwa kami akan terus mencari cara untuk meningkatkan efisiensi PBB sekaligus melindungi kepentingan kami,” ujar Duta Besar Haley.

”Di antara sejumlah keberhasilan lainnya, Amerika Serikat merundingkan pengurangan lebih dari USD285 juta dari anggaran akhir 2016-2017,” papar Haley.

”Selain penghematan biaya yang signifikan ini, kami mengurangi fungsi manajemen dan dukungan untuk PBB yang membengkak dan dukungan untuk prioritas utama AS di seluruh dunia, serta menanamkan lebih banyak disiplin dan akuntabilitas di seluruh sistem PBB,” imbuh Haley.

Pernyataan diplomat tersebut terkesan menggemakan sentimen yang diuraikan oleh Presiden Trump saat dia berjanji bahwa AS akan memperketat “ikat pinggang”-nya pada pengeluaran PBB jika badan dunia itu melawan keputusannya.

”Ini tidak seperti dulu di mana mereka bisa memberikan suara menentang Anda dan kemudian Anda membayar mereka ratusan juta dolar dan tidak ada yang tahu apa yang mereka lakukan,” kata Trump saat melontarkan ancaman pemotongan bantuan kepada negara-negara yang melawan AS dalam voting resolusi terkait status Yerusalem.

Washington selama ini memang tercatat sebagai donatur terbesar untuk PBB, di mana bantuan negara itu mencapai 22 persen dari total anggaran tahunan PBB.
(mas)
Berita Terkait
Sidang PBB Bahas Konflik...
Sidang PBB Bahas Konflik Palestina
Pakar HAM PBB Kecam...
Pakar HAM PBB Kecam Rencana Aneksasi Israel dan Dukungan AS
AS Edarkan Rancangan...
AS Edarkan Rancangan Resolusi PBB Hak Israel Membela Diri
Gunakan Hak Veto, AS...
Gunakan Hak Veto, AS Gagalkan Palestina Jadi Anggota PBB
Ini Mengapa Resolusi...
Ini Mengapa Resolusi PBB tentang Palestina Tak Bergigi
Israel Panggil Dubes...
Israel Panggil Dubes Negara-negara yang Dukung Palestina Jadi Anggota PBB
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
21 menit yang lalu
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
9 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
11 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
12 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
13 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
14 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved