Israel Panggil Dubes Negara-negara yang Dukung Palestina Jadi Anggota PBB
Minggu, 21 April 2024 - 11:22 WIB
loading...
Kementerian Luar Negeri Israel akan memanggil duta besar negara-negara yang memilih mendukung keanggotaan penuh Palestina di PBB. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Kementerian Luar Negeri Israel, pada Minggu (21/4/2024), akan memanggil duta besar negara-negara yang memilih mendukung keanggotaan penuh Palestina di PBB.
Menurut juru bicara kementerian tersebut, Oren Marmorstein, pemanggilan para diplomat asing itu untuk menyampaikan protes.
Itu terjadi setelah Otoritas Palestina mengatakan akan mempertimbangkan kembali hubungannya dengan Amerika Serikat setelah Washington memveto upaya keanggotaan Palestina di PBB pada pekan lalu.
Pemungutan suara pada hari Kamis menunjukkan 12 negara di Dewan Keamanan PBB mendukung resolusi yang merekomendasikan keanggotaan penuh Palestina di PBB dan dua negara—Inggris dan Swiss—memilih abstain.
Baca Juga: Gunakan Hak Veto, AS Gagalkan Palestina Jadi Anggota PBB
Hanya Amerika Serikat, sekutu paling setia Israel, yang memberikan suara menentang, dan menggunakan hak vetonya untuk memblokir resolusi tersebut.
“Kementerian Luar Negeri akan memanggil duta besar negara-negara yang memberikan suara di Dewan Keamanan untuk meningkatkan status Palestina di PBB guna melakukan pembicaraan protes,” kata Marmorstein.
Menurut juru bicara kementerian tersebut, Oren Marmorstein, pemanggilan para diplomat asing itu untuk menyampaikan protes.
Itu terjadi setelah Otoritas Palestina mengatakan akan mempertimbangkan kembali hubungannya dengan Amerika Serikat setelah Washington memveto upaya keanggotaan Palestina di PBB pada pekan lalu.
Pemungutan suara pada hari Kamis menunjukkan 12 negara di Dewan Keamanan PBB mendukung resolusi yang merekomendasikan keanggotaan penuh Palestina di PBB dan dua negara—Inggris dan Swiss—memilih abstain.
Baca Juga: Gunakan Hak Veto, AS Gagalkan Palestina Jadi Anggota PBB
Hanya Amerika Serikat, sekutu paling setia Israel, yang memberikan suara menentang, dan menggunakan hak vetonya untuk memblokir resolusi tersebut.
“Kementerian Luar Negeri akan memanggil duta besar negara-negara yang memberikan suara di Dewan Keamanan untuk meningkatkan status Palestina di PBB guna melakukan pembicaraan protes,” kata Marmorstein.
Lihat Juga :