Rusia: AS Benar-benar Picik
Senin, 25 Desember 2017 - 16:44 WIB
Rusia: AS Benar-benar Picik
A
A
A
MOSKOW - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai negara yang picik. Ini merupakan respon atas pernyataan yang dilontarkan oleh Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley.
Haley, dalam sebuah perbicangan telepon dengan "Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki", yang tidak lain adalah "prankster" asal Rusia Vovan dan Lexus menyatakan bahwa AS berusaha mengingatkan Rusia mengenai tempatnya di dunia internasional. Dalam hal ini, tidak ikut campur urusan dalam negeri negara lain.
Zakharova melalui akun Facebooknya mempertanyakan penyataan yang dibuat oleh Haley tersebut dan menggambarkan pernyataan kepala pewakilan AS di PBB tersebut sebagai sesuatu yang picik.
"Selama panggilan telepon dengan 'Perdana Menteri Polandia', diplomat Amerika mengatakan bahwa AS terus mengingatkan Rusia akan tempatnya di dunia. Apakah Anda (Haley) benar-benar ingin Rusia mengingat 'semua tempat di dunia?' Itu agak picik," kata Zakharova, seperti dilansir Sputnik pada Senin (25/12).
Sebelumnya diwartakan, Morawiecki palsu meminta pandangan Haley apakah Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertindak lebih agresif di Eropa pada tahun depan, yang dijawab oleh Haley bahwa sulit untuk memprediksi hal itu.
Dalam percakapan yang berlangsung selama 22 menit itu, Vovan, dan Lexus juga meminta pendapat Haley tentang sebuah negara kepulauan bernama Binomo, yang disebut di Laut Cina Selatan, tidak jauh dari Vietnam. Binomo adalah sebuah pulau fiktif yang dikarang oleh kedua orang itu.
Haley, dalam sebuah perbicangan telepon dengan "Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki", yang tidak lain adalah "prankster" asal Rusia Vovan dan Lexus menyatakan bahwa AS berusaha mengingatkan Rusia mengenai tempatnya di dunia internasional. Dalam hal ini, tidak ikut campur urusan dalam negeri negara lain.
Zakharova melalui akun Facebooknya mempertanyakan penyataan yang dibuat oleh Haley tersebut dan menggambarkan pernyataan kepala pewakilan AS di PBB tersebut sebagai sesuatu yang picik.
"Selama panggilan telepon dengan 'Perdana Menteri Polandia', diplomat Amerika mengatakan bahwa AS terus mengingatkan Rusia akan tempatnya di dunia. Apakah Anda (Haley) benar-benar ingin Rusia mengingat 'semua tempat di dunia?' Itu agak picik," kata Zakharova, seperti dilansir Sputnik pada Senin (25/12).
Sebelumnya diwartakan, Morawiecki palsu meminta pandangan Haley apakah Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertindak lebih agresif di Eropa pada tahun depan, yang dijawab oleh Haley bahwa sulit untuk memprediksi hal itu.
Dalam percakapan yang berlangsung selama 22 menit itu, Vovan, dan Lexus juga meminta pendapat Haley tentang sebuah negara kepulauan bernama Binomo, yang disebut di Laut Cina Selatan, tidak jauh dari Vietnam. Binomo adalah sebuah pulau fiktif yang dikarang oleh kedua orang itu.
(esn)