Tersangkut Skandal Pornografi, Deputi PM Inggris Mengundurkan Diri

Kamis, 21 Desember 2017 - 06:39 WIB
Tersangkut Skandal Pornografi,...
Tersangkut Skandal Pornografi, Deputi PM Inggris Mengundurkan Diri
A A A
LONDON - Damian Green mengundurkan diri sebagai Sekretaris Negara Pertama Inggris. Green mengundurkan diri setelah sebuah investigasi menemukan bahwa ia telah menyesatkan parlemen dan publik mengenai temuan gambar porno di komputer kantornya.

Tangan kanan Perdana Menteri Theresa May ini akhirnya jatuh pada Rabu malam setelah sebuah kisah berkepanjangan yang melibatkan temuan pornografi "ekstrem" di komputer parlementernya.

Penyelidikan tujuh minggu menemukan bahwa Green dan pengacaranya mengetahui tentang materi yang ditemukan di komputernya pada tahun 2008. Temuan tersebut mendapati bahwa politisi tersebut membuat pernyataan tidak akurat dan menyesatkan tentang apa yang ia ketahui dan tindakannya tidak sesuai dengan peraturan menteri.

Setelah May dipresentasikan dengan temuan tersebut ia lantas menulis sebuah surat kepada Green yang memintanya untuk mengundurkan diri. Perdana menteri mengungkapkan penyesalan mendalam saat kepergiannya.

Temuan ini sangat berbeda dengan komentar publik Green. Ia sebelumnya membantah keras klaim yang dilabelinya sebagai pukulan aneh yang dibuat oleh orang-orang yang memiliki motif tersembunyi. Namun pada hari Rabu, dia meminta maaf atas tindakannya.

"Saya menyesalkan bahwa saya diminta untuk mengundurkan diri dari pemerintah menyusul pelanggaran Kode Etik Menteri, yang untuk itu saya minta maaf," kata Green dalam sebuah surat kepada May seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (21/12/2017).

Ia mengulangi klaimnya bahwa dia tidak mengunduh atau melihat pornografi di komputer kantornya.

Green juga menghadapi tuduhan pelecehan seksual. Aktivis Partai Konservatif Kate Maltby menuduh bahwa ia secara tidak tepat menyentuhnya dan mengirimkan pesan teks yang sugestif. Penyelidikan tersebut tidak mengeluarkan keputusan atas klaimnya namun mereka merasa tuduhan itu dapat diterima.
(ian)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
45 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved