Penjaga Makam Yesus di Yerusalem Tolak Kunjungan Wapres AS

Kamis, 14 Desember 2017 - 01:13 WIB
Penjaga Makam Yesus...
Penjaga Makam Yesus di Yerusalem Tolak Kunjungan Wapres AS
A A A
YERUSALEM - Pemegang kunci Gereja Makam Suci di Yerusalem menolak untuk menyambut Wakil Presiden (wapres) Amerika Serikat (AS) Mike Pence yang akan mengunjungi Kota Tua Yerusalem bulan ini. Sikap penjaga situs yang diyakini sebagai makam Yesus ini sebagai protes atas pengakuan Presiden Donald Trump bahwa Yerusalem menjadi Ibu Kota Israel.

”Kami mendapat perhatian bahwa Wapres Presiden Pence bermaksud untuk melakukan kunjungan resmi ke Gereja Makam Suci, dan meminta saya untuk menerimanya secara resmi,” tulis Adeeb Joudeh, sang pemegang kunci Gereja Makam Suci, dalam sebuah surat pada hari Rabu (13/12/2017), yang dilansir Channel2.

”Saya benar-benar menolak untuk secara resmi menyambut Wakil Presiden Amerika Pence di Gereja Makam Suci dan saya tidak akan secara fisik berada di gereja selama kunjungannya,” lanjut dia.

”Ini adalah ungkapan kecaman saya atas pengakuan Presiden Donald Trump soal Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel,” ujarnya.

Gereja Makam Suci terletak di Christian Quarter, Kota Tua Yerusalem. Situs itu berisi tempat-tempat yang diyakini sebagai lokasi di mana Yesus disalibkan, dikuburkan dan dibangkitkan.

Pence merupakan penganut Katolik Roma dan kini mengidentifikasi diri sebagai seorang Kristen evangelis.

Tak hanya pemegang kunci Gereja Makam Suci, kelompok Kristen terkemuka di kawasan Yerusalem juga telah memberi isyarat bahwa mereka tidak akan menyambut Wapres Pence dalam kunjungan resminya setelah keputusan Trump soal status kota suci tersebut.

Pemimpin Gereja Kristen Koptik Mesir pada pekan lalu telah memutuskan untuk menolak bertemu Pence. Alasannya, keputusan AS soal Yerusalem tanpa pertimbangan perasaan jutaan orang.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
5 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
6 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
7 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
8 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
9 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
10 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved