Tentara AS yang Membelot ke Korut Meninggal Dunia di Jepang

Selasa, 12 Desember 2017 - 13:59 WIB
Tentara AS yang Membelot...
Tentara AS yang Membelot ke Korut Meninggal Dunia di Jepang
A A A
TOKYO - Seorang tentara Amerika Serikat (AS) yang membelot ke Korea Utara (Korut) lebih dari setengah abad lalu meninggal dunia di Jepang. Charles Robert Jenkins sebelumnya diizinkan untuk meninggalkan negara komunis tertutup itu.

Salah satu drama terhebat Perang Dingin dimulai pada tahun 1965 ketika Jenkins, seorang sersan tentara berusia 24 tahun yang dijuluki "Skuter" dari Rich Square North Carolina, hilang pada suatu malam di bulan Januari. Jenkins menghilang saat berpatroli di dekat zona demiliterisasi di antara kedua Korea.

Pada sebuah pengadilan militer yang emosional di Jepang pada tahun 2004, Jenkins mengatakan bahwa ia membelot untuk menghindari tugas berbahaya di Korea Selatan (Korsel) dan melarikan diri dari perang Vietnam.

"Saat Natal, hari itu juga dingin dan gelap. Saya mulai minum alkohol. Saya tidak pernah minum alkohol begitu banyak," katanya sambil tersedak isak tangis seperti dilansir dari Reuters, Selasa (12/12/2017).

Ia minum 10 gelas bir, membawa anak buahnya berpatroli dan menyuruh mereka menunggu sementara dia memeriksa jalan di bawahnya. Dia kemudian berjalan menuju Korut, memegang senapan dengan t-shirt putih diikat di sekelilingnya. Ia mengatakan bahwa dia telah merencanakan untuk pergi ke Rusia dan menyerahkan diri, dan tidak mengharapkan Korut akan menahannya.

Selama di Korut, pria yang tidak pernah mengecap bangku SMA ini mengajar bahasa Inggris untuk tentara Korut. Ia pun sempat terlibat pembuatan sebuah film propaganda, memerankan mata-mata AS yang jahat.

Saat berada di Korut inilah Jenkins bertemu dan menikahi Hitomi Soga, seorang wanita Jepang yang usianya 20 tahun lebih muda darinya. Soga telah diculik oleh Korut untuk membantu melatih mata-mata.

Jenkins mengatakan, takut akan keselamatanny dan keluarga yang dibangun sama Soga membuatnya tidak mungkin menolak permintaan apapun yang dibuat padanya.

"Anda tidak bisa mengatakan tidak ke Korea Utara. Anda mengatakan satu hal yang buruk tentang Kim Il-sung dan kemudian Anda menggali lubang Anda sendiri, karena Anda sudah tiada," kata Jenkins kepada pengadilan militer, merujuk pada pendiri negara tertutup tersebut.

Soga diizinkan kembali ke Jepang pada tahun 2002 dan Jenkins mengikuti dua anak perempuan mereka yang lahir di Korut mereka pada tahun 2004.

Setelah menjalani hukuman 30 hari penjara karena desersi, Jenkins pindah bersama keluarganya ke Sado, kampung halaman pedesaan Soga, akhir tahun 2004. Dia kemudian bekerja di sebuah toko suvenir dan menulis sebuah buku tentang pengalamannya di Korut.

Seorang pejabat kota Sado mengkonfirmasi kematiannya, namun tidak bisa memberikan rincian lebih lanjut.
(ian)
Berita Terkait
Jepang Segera Beli 400...
Jepang Segera Beli 400 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Negara-Negara yang Membenci...
Negara-Negara yang Membenci Korea Utara
Korut Uji Coba Rudal,...
Korut Uji Coba Rudal, Trio Korsel-AS-Jepang Gelar Latihan Anti Kapal Selam
AS, Korsel, Jepang Desak...
AS, Korsel, Jepang Desak Dunia Usir Pekerja IT Asal Korut
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
6 menit yang lalu
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
45 menit yang lalu
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
1 jam yang lalu
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
5 jam yang lalu
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
5 jam yang lalu
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved