Giliran Gereja Koptik Mesir Tolak Bertemu Wapres AS
Minggu, 10 Desember 2017 - 00:06 WIB
Giliran Gereja Koptik Mesir Tolak Bertemu Wapres AS
A
A
A
KAIRO - Gereja Koptik Mesir telah menolak sebuah pertemuan yang diminta oleh Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence dalam kunjungannya akhir bulan ini. Penolakan ini sebagai bentuk protes atas keputusan Washington untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.
"Gereja membebaskan diri dari menjadi tuan rumah bagi Mike Pence saat dia mengunjungi Mesir, dengan alasan keputusan Presiden Donald Trump pada waktu yang tidak sesuai dan tanpa pertimbangan untuk perasaan jutaan orang," seperti disadur Reuters dari kantor berita Mesir, MENA, Sabtu (9/12/2017).
Sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga menolak bertemu dengan Pence. Tidak hanya itu, Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki juga menyatakan bahwa tidak akan ada kontak antara pejabat Palestina dengan pejabat AS.
Baca juga:
Presiden Palestina Ogah Bertemu Wakil Presiden AS
Wakil Presiden AS, Mike Pence, dijadwalkan akan mengunjungi Israel akhir bulan ini dan akan mengunjungi Kota Bethlehem, Palestina.
Presiden AS Donald Trump secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada tengah minggu ini. Trump juga telah memerintahkan Departemen Luar Negeri untuk menyiapkan langkah yang diperlukan untuk memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Meski begitu, Menteri Luar Negeri sekaligus Sekretaris Negara AS Rex Tillerson belum dapat memastikan kapan pemindahan itu terjadi.
Keputusan Trump ini pun menuai kecaman dari dunia internasional, bahkan dari sekutu AS sendiri yang berasal dari Eropa dan Arab. Keputusan Trump dianggap telah melanggar resolusi PBB yang menyatakan status Yerusalem harus diputuskan lewat jalur perundingan.
"Gereja membebaskan diri dari menjadi tuan rumah bagi Mike Pence saat dia mengunjungi Mesir, dengan alasan keputusan Presiden Donald Trump pada waktu yang tidak sesuai dan tanpa pertimbangan untuk perasaan jutaan orang," seperti disadur Reuters dari kantor berita Mesir, MENA, Sabtu (9/12/2017).
Sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga menolak bertemu dengan Pence. Tidak hanya itu, Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki juga menyatakan bahwa tidak akan ada kontak antara pejabat Palestina dengan pejabat AS.
Baca juga:
Presiden Palestina Ogah Bertemu Wakil Presiden AS
Wakil Presiden AS, Mike Pence, dijadwalkan akan mengunjungi Israel akhir bulan ini dan akan mengunjungi Kota Bethlehem, Palestina.
Presiden AS Donald Trump secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada tengah minggu ini. Trump juga telah memerintahkan Departemen Luar Negeri untuk menyiapkan langkah yang diperlukan untuk memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Meski begitu, Menteri Luar Negeri sekaligus Sekretaris Negara AS Rex Tillerson belum dapat memastikan kapan pemindahan itu terjadi.
Keputusan Trump ini pun menuai kecaman dari dunia internasional, bahkan dari sekutu AS sendiri yang berasal dari Eropa dan Arab. Keputusan Trump dianggap telah melanggar resolusi PBB yang menyatakan status Yerusalem harus diputuskan lewat jalur perundingan.
(ian)