Lengser dari Presiden Zimbabwe, Mugabe Dibayar Rp134,8 Miliar

Sabtu, 25 November 2017 - 15:47 WIB
Lengser dari Presiden...
Lengser dari Presiden Zimbabwe, Mugabe Dibayar Rp134,8 Miliar
A A A
HARARE - Sebuah laporan investigasi mengungkap bahwa Robert Mugabe, 93, bersedia mengundurkan diri atau lengser sebagai Presiden Zimbabwe dengan imbalan pembayaran USD10 juta atau sekitar Rp134,8 miliar.

Selain itu, dia dapat jaminan gaji bulanan penuh, jaminan layanan medis, keamanan serta perlindungan aset pribadinya. Laporan investigasi ini diterbitkan media setempat, Zimbabwe Independent, mengutip para negosiator yang terlibat dalam pembujukan mundurnya Mugabe.

Tim negosiator itu termasuk para jenderal dan tim mediator pemerintah. Pengunduran diri presiden yang sudah berkuasa 37 tahun ini terjadi setelah “drama politik” yang memicu gerakan impeachment dan demonstrasi jalanan selama beberapa hari.

Menurut laporan investigasi tersebut, tim negosiator dari pihak Mugabe berhasil membuat kesepakatan dengan para jenderal untuk memungkinkan mantan presiden itu tidak pergi ke pengasingan. Dia diyakinkan untuk menikmati masa pensiunnya di Zimbabwe dengan segala keuntungannya.

”Pemerintah akan memberikan uang tebusan sebesar USD5 juta dan sisanya akan dilunasi dengan mencicil,” kata seorang sumber investigasi media tersebut. ”Mugabe juga akan menikmati layanan medis serta gaji bulanan secara penuh. Jika terjadi kematian pada dirinya, istrinya akan diberi gaji setengah bulan per bulan,” lanjut sumber tersebut, yang dilansir Sabtu (25/11/2017).

Pastor Katolik, Fidelis Mukonori dan mantan gubernur RBZ Gideon Gono disebut-sebut ikut menjadi negosiator. Mukonori mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa perannya hanya untuk menengahi antara jenderal dan Mugabe.

Sumber tersebut lebih lanjut mengatakan bahwa tak lama setelah Mugabe mengajukan pengunduran dirinya, komandan Garda Presiden, Brigadir Jenderal Anselem Sanyatwe, menyerukan sebuah pertemuan darurat Komando Operasi Gabungan.

”Kami diberitahu bahwa presiden telah mengundurkan diri, tapi dia diberi kekebalan penuh. Sanyatwe memberitahu kami bahwa Mugabe akan terus menikmati perlindungan sebagai mantan kepala negara,” imbuh sumber tersebut.

Posisi Mugabe digantikan oleh Emmerson Mnangagwa, wakil presiden yang pernah dipecat Mugabe. Terkait dengan laporan investigasi tersebut, Mnangagwa, sang presiden baru Zimbabwe belum berkomentar. Namun, dia bertekad akan memberantas korupsi di negaranya.
(mas)
Berita Terkait
Pakai Uang Baru, Nilai...
Pakai Uang Baru, Nilai 1 Juta Dolar Zimbabwe Kini Berapa Rupiah?
Mata Uang Paling Tak...
Mata Uang Paling Tak Berharga, Nilai 100 Triliun Dolar Zimbabwe Berapa Dolar AS?
7 Penyebab Utama Hiperinflasi...
7 Penyebab Utama Hiperinflasi di Zimbabwe
Balita 3 Tahun Diselamatkan...
Balita 3 Tahun Diselamatkan Ibunya dari Cengkeraman Rahang Buaya
Ibu Ini Selamatkan Anaknya...
Ibu Ini Selamatkan Anaknya yang Umur 3 Tahun dari Rahang Buaya
Dolar Baru Zimbabwe...
Dolar Baru Zimbabwe Belum Diterima, ZiG Dihantam Banyak Tekanan
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
46 menit yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
2 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
4 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved